TELIKSANDI
NEWS TICKER

Dengan semangat Pahlawan SAPU JAGAD SIAP SAPU PENJAJAH gaya baru

Rabu, 10 November 2021 | 9:36 am
Reporter:
Posted by: redaksi redaksi
Dibaca: 15

Teliksandi.Id,Surabaya–Haris Kribo saat ditemui di kantor DPNSAPU JAGADyang berada di Palmerah Jakarta Pusat. Banyak bercerita tentang Hari Pahlawan.

Hari Pahlawan Nasional diperingati untuk mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan yang telah gugur saat masa penjajahan.

Peringatan Hari Pahlawan jatuh pada tanggal 10 November setiap tahunnya.

Berbagai cara dapat dilakukan untuk memperingati Hari Pahlawan Nasional dengan membagikan kartu ucapan yang berisi gambar bingkai, foto, dan tulisan melalui smartphone.

Sejarah Singkat Hari Pahlawan Nasional Hari Pahlawan Nasional diperingati pada tanggal 10 November setiap tahunnya.

Dikutip dari semarangkota.go.id, tanggal 10 November 1945 terjadi pertempuran di Surabaya.

Pertempuran ini merupakan pertempuran besar antara tentara Indonesia dan pasukan Inggris.

Adapun pertempuran ini merupakan perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Selain itu, pertempuran tersebut menjadi pertempuran terbesar dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia dan menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.

Setelah gencatan senjata antara Indonesia dan tentara Inggris pada tanggal 29 Oktober 1945, keadaan berangsur membaik.

Namun sayangnya, masih terjadi bentrokan-bentrokan bersenjata antara rakyat dan tentara Inggris di Surabaya.

Puncak bentrokan tersebut memuncak dengan terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby yang merupakan pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur pada 30 Oktober 1945.

Kematian Jenderal Mallaby membuat pihak Inggris marah kepada Indonesia

Mayor Jenderal Eric Carden Roberth Mansergh pun menggantikan Mallaby dan mengeluarkan ultimatum 10 November 1945.

Ultimatum tersebut meminta pihak Indonesia menyerahkan persenjataan dan menghentikan perlawanan pada tentara AFNEI dan administrasi NICA serta ancaman akan menggempur kota Surabaya dari darat, laut, dan udara apabila Indonesia tidak menaati perintah Inggris.

Pihak Inggris juga mengeluarkan instruksi yang berisi semua pimpinan bangsa dan para pemuda di Surabaya harus datang selambat-lambatnya tanggal 10 November 1945 pukul 06.00 pagi yang telah ditentukan.

Namun, ultimatum tersebut tidak ditaati oleh rakyat Surabaya sehingga terjadi pertempuran Surabaya pada tanggal 10 November 1945.

Pertempuran tersebut berlangsung selama kurang lebih tiga minggu.

Kota Surabaya dikenang sebagai kota pahlawan karena semangat membara tak kenal menyerah walau banyak pejuang dan rakyat yang menjadi korban.

Haris kribo mengatakan Dengan semangat pahlawan mari kita bersatu untuk mengusir penjajah gaya baru yang berada di NKRI, contohnya: PINJOL dg gaya rentenir online, BANK- BANK yang seenaknya sendiri melelang jaminan para nasabahnya dengan harga yang jauh diharga pasaran , Leasing- Leasing yang meresahkan rakyat dengan cara merampas kendaraan di jalan – jalan.

Jika ada Masyarakat yang mengalami kredit macet,diteror pinjol, ditakut-takuti Debt Colector bisa hubungi ke saya langsung.

08175475597 & 081310268779 ( Kribo)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID