TELIKSANDI
NEWS TICKER

Sidang Putusan Kasus Kondotel, Seret Direktur Utama PT. MAP ke Penjara

Senin, 25 Oktober 2021 | 8:56 pm
Reporter:
Posted by: redaksi redaksi
Dibaca: 27

TANGGERANG | Teliksandi.id – Setelah beberapa kali digelar sidang tindak pidana yang diduga dilakukan oleh Direktur Utama PT. Mahakarya Agung Putra (MAP) Hendra Murdianto, kali ini pihak Pengadilan Negeri Tangerang kembali menggelar sidang lanjutan dengan mendatangkan terduga tersangka pelaku dan sejumlah saksi yang sekaligus menjadi korban.

Dari pantauan wartawan saat sidang berlangsung di ruangan sidang Pengadilan Negeri Tanggerang pada Senin, (25/10/2021) dikatahui, dari hasil keputusan pengadilan, oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanggerang Arif Budi Cahyono, SH.MH. diputuskan, Hendra Murdianto Direktur Utama PT Mahakarya Agung Putra (MAP) dinyatakan bersalah karena Sdr. Hendra Murdianto terbukti telah memakai dana perusahaan untuk kepentingan pribadi. Sehingga Sdr. Hendra Murdianto difonis 6 Tahun 6 Bulan penjara dan denda 2 Milyar Rupiah.

Selain putusan ketua Majelis Hakim menjatuhkan hukuman penjara terhadap Direktur Utama PT. Mahakarya Agung Putra (MAP) Hendra Murdianto., 2 (dua) bidang tanah dan 1 (satu) unit Apartement turut disita oleh Jaksa Penuntut Umum,” Ungkap Arif.

Dengan disitanya sejumlah aset tersebut, lanjut Arif, diharapkan Jaksa Penuntut Umum sebelum membagikan hasil penjualan aset terlebih dahulu membuat kesepakatan kepada para korban,” imbuhnya.

“Keputusan tersebut kami ambil, kata Ketua Majelis Hakim Arif Budi Cahyono SH.MH. berdasarkan dari segala pertimbangan dan dari keterangan sejumlah saksi yang selama ini sudah beberapa kali kami mintai keterangan melalui sidang dan sidang lanjutan yang di gelar di Pengadilan Negeri Tanggerang, sehingga menetapkan Sdr. Hendra Murdianto selaku Direktur PT. MAP harus menjalani hukuman selama 6 tahun 6 bulan dan bayar denda 2 Milyar ,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini., Bapak Arif juga menegaskan apabila ada pihak pihak yang tidak berkenan boleh mengajukan banding,” kata Arif.

Setelah mendapat putusan dari Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanggerang, salah satu korban yang hadir dalam persidangan bernama Bpk. Janes yang mana dirinya juga membeli 5 Unit Kondotel kepada pelaku karena merasa puas terhadap hasil putusan pihak Pengadilan Negeri Tanggerang sontak dirinya berteriak MANTAB !!.

Akhir dari sidang yang sudah berjalan selama ini yang dinanti nanti oleh para korban akhirnya putus dan korban merasa puas dengan putusan hakim. (NDA)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID