TELIKSANDI
NEWS TICKER

Sigap Cepat Dan Tanggap, Ini Yang Dilakukan KAPUS BAJENG Setelah Warga Dan Kader Melaporkan Ada Warga Yang Terkena DBD Dengue

Selasa, 24 Maret 2020 | 2:33 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi Teliksandi
Dibaca: 111

TELIKSANDI.ID–Ketua RW Abu bakar Dg Bombong membawahi RT 1 dan RT 2 lingkungan Borongbilalang kel kalebajeng Kecamatan Bajeng Kab Gowa, yang saat ini bersama Warga mendampingi TIM Kesehatan dari Puskesmas Bajeng dan TIM Kesehatan dari Kabupaten gowa melakukan fogging, ini dilakukan sebagai antisipasi penyebaran demam berdarah dengue (DBD) di lingkungan kelurahan kalebajeng .

Dari pantauan wartawan Hariansoloraya.com. terlihat Ketua RW turun langsung mendampingi petugas kesehatan Puskesmas Bajeng Bersama TIM kesehatan dari Kab Gowa melakukan fogging atau penyemprotan dengan insektisida membasmi nyamuk demam berdarah.

“Mulai hari ini, telah dilakukan fogging pada beberapa lokasi yang rawan DBD di wilayah RT 1 dan RT 2 Antisipasi pencegahan penyebaran DBD juga dilakukan dengan melibatkan masyarakat,” kata abu bakar dg Bombong saat dibincangi media selasa (24/03/2020).siang tadi.

Masih ditempat yang sama, Suhaena AMKL yang juga selaku staf yang di wenangkan dari Kapus Puskesmas mendampingingi TIM kesehatan Kab Gowa mengatakan, “bahwa pemberantasan penyakit DBD harus terintegrasi mulai dari pencegahan, penemuan penderita, pengamatan penyakit, penyelidikan epidemiologi, penanggulangan, dan penyuluhan kepada masyarakat, Suhaena AMKL Juga sedikit menambahkan agar selayaknya warga rutin membersihkan saluran air dan barang barang bekas agar dapat memutuskan matarantai jintik nyamuk deman berdarah DBD Dengue.

Tidak ketinggalan juga ,Kurniati selaku Surveilance Puskesmas Bajeng menuturkan, Untuk mencegah terjadinya DBD, menurunya, tentu membutuhkan dukungan dari masyarakat Yaitu melalui program 3M Plus dengan menutup wadah penampungan air, mengubur atau membakar barang-barang bekas yang dapat menjadi sarang nyamuk, dan menguras atau mengganti air di penampungan air

Masih ditempat yang sama, Kepala Puskesmas Bajeng (KAPUS) Dr Wahyudi menegaskan, “bahwa pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama dalam penanggulangan kasus demam berdarah ini dan semaksimal mungkin akan berupaya khususnya kami selaku puskesmas kesehatan Bajeng melakukan pengendalian penyebaran DBD dengan cara fogging agar wabah dari dampak DBD Dengue dapat musnah dan sulit berkembang biak “Fogging juga tidak akan efektif jika masyarakat tidak melaksanakan 3M Plus,” menurutnya harus sama sama menjaga kebersihan dari hal hal yang akan membuat berkmbangnya jintik nyamuk. Tutur kapus Bajeng.

“Kami warga dan kader posyandu lingkungn borongbilalang berterima kasih dengan Puskesmas Bajeng yang sangat cepat merespon laporan dan keresahan warga Pasalnya, nyamuk sangat banyak, baik siang dan paling parah malam hari, Kalau tidak di fogging kami khawatir korban DBD akan bertambah

Sementara itu lingkungan borongbilalang Muh Ilyas Dg Sitakka mengatakan, menyambut bulan suci Ramadhan,
“Sekaligus akan mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungannya masing-masing agar senantiasa bersih memperhatikan 3M, terutama saat ini musim penghujan ini,” ujarnya.

Hariadi talli

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID