TELIKSANDI
NEWS TICKER

Guru Kimia MAN 2 Bantul Ikuti Kegiatan BBGTK DIY: Dorong Pembelajaran Kimia yang Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan

Rabu, 8 Oktober 2025 | 11:07 pm
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 228

Bantul – Guru Kimia MAN 2 Bantul, Is Dwiyanti, S.Pd., berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Daerah Istimewa Yogyakarta (BBGTK DIY). Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan memperkuat kompetensi guru dalam merancang pembelajaran mendalam yang berorientasi pada kesadaran, makna, dan kegembiraan belajar bagi peserta didik. Acara berlangsung pada hari Rabu, 8 Oktober 2025, bertempat di Aula Jodhipati SMA Negeri 1 Bantul.

Kegiatan ini diikuti oleh para guru kimia yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia Kabupaten Bantul. Dalam kesempatan tersebut, para guru mendapatkan pembinaan dan pendampingan langsung dari narasumber utama, Dr. Sumaryanto, seorang pakar pendidikan dan pelatih pembelajaran inovatif yang dikenal luas di kalangan pendidik.

Dalam sesi utama, Dr. Sumaryanto menyampaikan materi bertajuk “Merancang Pembelajaran Mendalam untuk Mata Pelajaran Kimia secara Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan.” Beliau menekankan pentingnya perubahan paradigma pembelajaran dari sekadar transfer pengetahuan menjadi pengalaman belajar yang menyentuh aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Pembelajaran kimia, menurutnya, perlu dirancang sedemikian rupa agar siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari serta membangun kesadaran akan peran ilmu kimia dalam keberlanjutan kehidupan.

Dalam pemaparannya, Dr. Sumaryanto juga mengajak peserta untuk menerapkan pendekatan “pembelajaran berkesadaran” (conscious learning), yaitu proses belajar yang menghadirkan keterlibatan penuh siswa secara mental dan emosional. Guru diharapkan mampu menciptakan suasana kelas yang bermakna dan menggembirakan, di mana setiap siswa merasa dihargai, didengar, dan berperan aktif dalam proses belajar.

Is Dwiyanti, S.Pd., sebagai salah satu peserta kegiatan, menyambut baik dan antusias terhadap materi yang disampaikan. Menurutnya, konsep pembelajaran mendalam ini sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21. “Melalui pembelajaran yang berkesadaran dan bermakna, siswa tidak hanya belajar kimia sebagai mata pelajaran, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai ilmiah, berpikir kritis, dan berkarakter,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sangat membantu guru untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Kegiatan pendampingan dari BBGTK DIY memberikan ruang refleksi bagi guru untuk memperbaiki praktik pembelajaran di kelas. Saya mendapatkan banyak inspirasi baru tentang bagaimana mengubah pembelajaran kimia menjadi kegiatan yang lebih hidup, interaktif, dan menyenangkan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan kolaboratif ini, MGMP Kimia Kabupaten Bantul berkomitmen untuk terus memperkuat kompetensi profesional dan pedagogik para anggotanya. Sinergi antara BBGTK DIY dan MGMP diharapkan mampu melahirkan inovasi pembelajaran yang tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kesadaran ekologis peserta didik.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi refleksi dan penyusunan rencana tindak lanjut, di mana setiap guru diminta untuk merancang satu contoh pembelajaran kimia yang berkesadaran dan bermakna untuk diterapkan di kelas masing-masing. Dengan semangat berbagi dan berkolaborasi, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pendidikan kimia yang lebih humanis, inspiratif, dan menyenangkan di madrasah maupun sekolah-sekolah di Kabupaten Bantul.

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID