TELIKSANDI
NEWS TICKER

Langkah Nyata Peduli Lingkungan: Aksi Kader Adiwiyata dan Guru MAN 2 Bantul Kelola Bank Sampah Berkah

Jumat, 31 Juli 2026 | 8:23 am
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 9

BANTUL — Semangat menjaga kelestarian lingkungan terus digaungkan oleh civitas akademika Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul. Pada hari Jumat, 17 Juli 2026, madrasah yang dikenal aktif dalam gerakan peduli lingkungan ini kembali menggelar aksi pengelolaan sampah di Bank Sampah Berkah MAN 2 Bantul. Kegiatan produktif ini melibatkan kolaborasi harmonis antara tim kader Adiwiyata siswa dan jajaran bapak-ibu guru.

Berlokasi strategis di sebelah selatan Kantin Sahabat MAN 2 Bantul, suasana bank sampah tampak hidup sejak pagi hari. Para siswa yang tergabung dalam kader Adiwiyata dengan cekatan memilah berbagai jenis sampah yang terkumpul dari area madrasah. Sampah-sampah tersebut dikategorikan secara teliti, mulai dari botol plastik minuman kemasan, kardus bekas, hingga tumpukan kertas, agar siap untuk diproses lebih lanjut.

Keberadaan Bank Sampah Berkah di dekat Kantin Sahabat dinilai sangat tepat. Kantin sebagai salah satu pusat aktivitas siswa tentu menghasilkan sisa kemasan makanan dan minuman yang cukup tinggi setiap harinya. Dengan letak yang mudah diakses, warga madrasah dapat langsung membuang sampah pada tempatnya sekaligus menyetorkannya ke bank sampah untuk dikelola secara bijak.

Pembina kegiatan menyampaikan bahwa program ini dirancang bukan sekadar untuk menjaga kebersihan fisik lingkungan madrasah, melainkan sebagai sarana edukasi karakter. Para siswa diajak untuk memahami konsep ekonomi sirkular, di mana barang yang dianggap sebagai limbah ternyata masih memiliki nilai ekonomis jika dikelola dengan benar.

“Kami ingin para siswa tidak hanya belajar teori tentang pelestarian lingkungan di dalam kelas, tetapi juga mempraktikannya secara langsung. Melalui Bank Sampah Berkah ini, mereka belajar arti kedisiplinan, kerja sama tim, dan tanggung jawab terhadap kelestarian alam,” ungkap salah satu guru pendamping di lokasi kegiatan.

Keterlibatan aktif bapak-ibu guru dalam mendampingi langsung jalannya pemilahan sampah memberikan motivasi tersendiri bagi para siswa. Kehadiran para pendidik di tengah-tengah siswa menunjukkan teladan nyata bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab seluruh warga madrasah tanpa terkecuali.

Sampah yang terkumpul di Bank Sampah Berkah nantinya akan melalui tahap penimbangan dan pencatatan. Sebagian dari sampah non-organik ini akan disetorkan kepada pengepul untuk didaur ulang, sementara sebagian lainnya dimanfaatkan oleh para siswa untuk bahan pembuatan kerajinan tangan bernilai seni. Hasil dari penjualan sampah tersebut nantinya juga akan dialokasikan kembali untuk mendukung berbagai kegiatan positif siswa di lingkungan madrasah.

Melalui aksi konsisten di Bank Sampah Berkah ini, MAN 2 Bantul membuktikan bahwa predikat madrasah Adiwiyata dijalankan dengan penuh kesungguhan. Diharapkan, gerakan sederhana namun berdampak besar ini mampu menginspirasi institusi pendidikan lainnya untuk turut ambil bagian dalam menjaga kelestarian bumi, dimulai dari lingkungan terdekat.

 

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID