TELIKSANDI
NEWS TICKER

Menuju Madrasah Unggul: MAN 2 Bantul Luncurkan “Gizero Canteen” dalam FGD Pengelolaan Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 1:51 pm
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 11

Bantul — Upaya strategis dalam mendongkrak kualitas layanan pendidikan kembali dibuktikan oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul. Di penghujung pekan, tepatnya pada Jumat, 24 Juli 2026, bertempat di Rumah Makan Parangtritis, madrasah ini sukses menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Pendidikan. Mengusung tema besar “Sinergi Meningkatkan Mutu Layanan dan Tata Kelola Pendidikan Menuju Madrasah Unggul, Inovatif, dan Berdaya Saing”, acara ini menjadi momentum penting bagi transformasi tata kelola satuan pendidikan.

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan, dewan guru, komite, serta tenaga kependidikan MAN 2 Bantul tersebut terasa semakin istimewa dengan hadirnya Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Dikmad) Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, H. Sidik Pramono, S.Ag., M.Si. Kehadiran beliau bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi juga untuk memberikan arahan strategis sekaligus meresmikan sebuah inovasi terbaru yang digagas oleh madrasah.

Puncak dari rangkaian acara FGD tersebut adalah peluncuran secara resmi program “Gizero Canteen” (Kantin Gizi dan Nol Sampah) oleh H. Sidik Pramono. Program ini lahir sebagai jawaban atas tantangan kesehatan lingkungan sekolah serta komitmen MAN 2 Bantul dalam mengintegrasikan pola hidup sehat dengan prinsip pelestarian lingkungan, yang selaras pula dengan ruh Madrasah Adiwiyata.

Dalam sambutannya usai meluncurkan program tersebut, H. Sidik Pramono memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah proaktif yang diambil oleh MAN 2 Bantul. Ia menegaskan bahwa predikat madrasah unggul dan inovatif tidak akan pernah terwujud tanpa adanya keberanian dari civitas akademika untuk keluar dari zona nyaman dan melahirkan terobosan-terobosan kreatif.

“Inovasi ‘Gizero Canteen’ ini adalah gagasan cerdas yang menyentuh dua aspek krusial sekaligus, yaitu kesehatan fisik peserta didik melalui penyediaan makanan bergizi seimbang, serta kepedulian ekologis dengan menekan produksi sampah di lingkungan kantin. Madrasah unggul harus tercermin dari tata kelola yang adaptif terhadap kebutuhan zaman,” ujar Sidik di hadapan puluhan peserta FGD.

Lebih lanjut, Sidik memaparkan bahwa sinergi lintas elemen—mulai dari guru, pegawai, orang tua siswa, hingga komite—merupakan kunci utama dalam merawat mutu layanan pendidikan. Pengelolaan pendidikan yang modern menuntut transparansi, akuntabilitas, serta orientasi pelayanan yang berpusat pada peserta didik (student-centered learning). Melalui forum FGD ini, ia berharap MAN 2 Bantul dapat terus merumuskan peta jalan yang jelas untuk menjawab persaingan global yang semakin kompetitif.

Sementara itu, perwakilan pimpinan MAN 2 Bantul dalam pengantarnya menyampaikan rasa terima kasih dan syukur atas dukungan penuh yang diberikan oleh Kanwil Kemenag DIY. Pihaknya menjelaskan bahwa program “Gizero Canteen” dirancang secara matang untuk mengedukasi para siswa agar lebih bijak dalam memilih jajanan sehat serta memiliki kesadaran kolektif untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di area madrasah.

“Kami ingin kantin madrasah bukan sekadar tempat bertransaksi jual beli makanan, melainkan menjadi laboratorium karakter dan kesehatan. Dengan dukungan Bapak Kabid Dikmad hari ini, kami optimis program ini dapat berjalan optimal dan membawa MAN 2 Bantul semakin dekat dengan visi madrasah unggul, inovatif, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Acara FGD yang berlangsung interaktif tersebut juga diisi dengan sesi diskusi mendalam mengenai evaluasi kurikulum, penguatan tata kelola administrasi, serta strategi peningkatan daya saing lulusan. Para peserta tampak antusias menyampaikan gagasan konstruktif demi kemajuan institusi.

Dengan diluncurkannya “Gizero Canteen” serta rumusan strategis yang dihasilkan dari FGD ini, MAN 2 Bantul kian mantap melangkah sebagai pelopor pendidikan Islam yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik dan sains, tetapi juga konsisten dalam membangun budaya hidup sehat dan berwawasan lingkungan di Bumi Projotamansari.

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID