Bantul – MAN 2 Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebijakan dan program strategis Kementerian Agama dengan menghadiri Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul pada Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Burza Hotel Yogyakarta, Jl. Jogokaryan No. 61–63 Yogyakarta, dan diikuti oleh seluruh unsur pimpinan satuan kerja di lingkungan Kemenag Kabupaten Bantul.
Dalam forum strategis tersebut, MAN 2 Bantul diwakili oleh Pelaksana Tugas Kepala Tata Usaha (Plt KaTU) Nurjanah serta Kepala MAN 2 Bantul yang diwakili oleh Waka Kurikulum Fitria Endang Susana. Kehadiran keduanya menjadi bentuk keseriusan madrasah dalam menyelaraskan program kerja dengan arah kebijakan Kementerian Agama Tahun 2026.
Raker ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Kerja Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY. Agenda utama kegiatan adalah menyusun dan mematangkan program kerja berdasarkan Asta Protas Tahun 2026, sekaligus memperkuat koordinasi, sinkronisasi, dan integrasi program antar satuan kerja. Melalui forum ini, setiap unit kerja diharapkan mampu merumuskan langkah strategis yang terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta mulai pukul 07.30 WIB. Para peserta yang hadir terdiri atas Kepala Kantor Kemenag Bantul, Kepala Subbag Tata Usaha, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala Madrasah Negeri (MAN, MTsN, dan MIN), Kepala KUA se-Kabupaten Bantul, pejabat pembuat komitmen, perencana, pengawas, pranata humas, hingga pranata komputer. Kehadiran lintas unsur ini menunjukkan komitmen kolektif dalam membangun sinergi kelembagaan yang kuat.
Acara pembukaan dimulai pukul 08.00 WIB dengan rangkaian menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan Kalam Ilahi, serta laporan penyelenggara oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bantul. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya perencanaan program yang akuntabel dan selaras dengan kebutuhan masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa setiap program harus memiliki indikator capaian yang jelas agar pelaksanaannya dapat dievaluasi secara objektif.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY kemudian memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi Raker Tahun 2026. Dalam arahannya, ditegaskan bahwa tahun 2026 harus menjadi momentum penguatan kualitas layanan, peningkatan integritas, serta percepatan transformasi digital di seluruh satuan kerja. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU/PKS) dengan sejumlah mitra daerah sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor guna mendukung program pendidikan dan keagamaan.
Memasuki sesi berikutnya, peserta mengikuti pembagian komisi yang terdiri atas Komisi Fungsi Pendidikan dengan kordinator Ahmad Musyadad, Komisi Fungsi Agama kordinator Sugito , dan Komisi Tata Kelola dengan kordinator Aminuddin. Dalam sidang komisi, peserta berdiskusi secara intensif mengenai berbagai isu strategis, di antaranya peningkatan mutu pembelajaran, penguatan moderasi beragama, optimalisasi layanan berbasis digital, serta komitmen mempertahankan predikat Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI-WBBM).
Perwakilan MAN 2 Bantul mengikuti sidang komisi sesuai bidang tugasnya. Waka Kurikulum Fitria Endang Susana menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang penting untuk memastikan kebijakan pusat dapat diimplementasikan secara efektif di tingkat madrasah. “Hasil Raker ini akan menjadi pedoman dalam menyusun program kurikulum yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu peserta didik,” ujarnya.
Sementara itu, Nurjanah menegaskan bahwa penguatan tata kelola dan akuntabilitas menjadi prioritas utama. Menurutnya, tata kelola yang baik akan berdampak langsung pada kualitas layanan pendidikan di madrasah. “Kami berkomitmen menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap program yang direncanakan,” ungkapnya.
Hasil pembahasan komisi kemudian dipresentasikan dalam sidang pleno untuk memperoleh masukan dan pengesahan bersama. Forum pleno menjadi ajang konsolidasi akhir guna memastikan seluruh program yang dirumuskan selaras dengan arah kebijakan Kanwil Kemenag DIY serta kebutuhan riil di lapangan.

Raker ditutup pada pukul 16.30 WIB dengan harapan seluruh peserta dapat mengimplementasikan hasil rapat secara optimal di satuan kerja masing-masing. Partisipasi aktif MAN 2 Bantul dalam kegiatan ini menjadi bukti komitmen madrasah untuk terus berinovasi, memperkuat sinergi, dan meningkatkan mutu layanan pendidikan. Melalui langkah strategis ini, MAN 2 Bantul siap mendukung penuh implementasi Asta Protas Tahun 2026 secara profesional, berintegritas, dan berdampak luas bagi masyarakat.






