BANTUL – Sejumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari MAN 2 Bantul mengikuti tes kecakapan teknologi informasi (IT) yang diselenggarakan di MTsN 2 Bantul pada tanggal 12-13 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur sekaligus meningkatkan kompetensi digital tenaga pendidik dan kependidikan dalam menghadapi tantangan transformasi pendidikan berbasis teknologi. Kegiatan tes berlangsung di laboratorium komputer MTsN 2 Bantul mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Para peserta yang merupakan PPPK tahap pertama, kedua dan paruh waktu tampak antusias mengikuti setiap tahapan ujian. Mereka diuji dalam berbagai aspek keterampilan IT, mulai dari penguasaan aplikasi perkantoran, pengelolaan data berbasis digital, penggunaan platform pembelajaran daring, hingga pemahaman keamanan siber dasar.
Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, dalam keterangannya menjelaskan bahwa tes kecakapan IT ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Di era digital seperti sekarang, kemampuan IT bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan utama. Melalui tes ini, kami ingin memastikan seluruh PPPK memiliki standar kompetensi yang memadai,” ujarnya. Materi tes mencakup kemampuan mengoperasikan Microsoft Office, Canva, Capcut, pengelolaan Google Workspace untuk pembelajaran, pembuatan media ajar interaktif, serta pemanfaatan aplikasi e-learning.
Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru dan tenaga kependidikan mampu beradaptasi dengan cepat. Implementasi Kurikulum Merdeka, penggunaan e-rapor, hingga pembelajaran berbasis Learning Management System (LMS) memerlukan kecakapan IT yang mumpuni. Dengan adanya tes ini, diharapkan PPPK dapat lebih percaya diri dan profesional dalam menjalankan tugasnya. Sebelum tes dimulai, peserta mengikuti pengarahan teknis terkait tata tertib dan mekanisme ujian. Tes dilaksanakan secara daring melalui sistem Computer Assisted Test (CAT). Setiap peserta mengerjakan soal dalam durasi waktu yang telah ditentukan. Setelah selesai, hasil tes langsung direkap oleh sistem untuk dianalisis lebih lanjut oleh tim penilai.

Salah satu peserta Sri Suhartun, mengungkapkan bahwa tes ini menjadi pengalaman berharga untuk mengukur kemampuan diri. “Kami jadi tahu sejauh mana penguasaan IT yang dimiliki. Jika masih kurang, tentu ini menjadi motivasi untuk belajar lebih giat,” katanya. Dengan terselenggaranya tes kecakapan IT ini, MAN 2 Bantul berharap dapat terus meningkatkan mutu layanan pendidikan. Peningkatan kompetensi digital PPPK diharapkan berdampak positif pada proses pembelajaran, administrasi madrasah, serta pelayanan kepada peserta didik di era digital yang terus berkembang. (SS)






