TELIKSANDI
NEWS TICKER

Mahasiswa PPL Universitas Alma Ata Dampingi Kegiatan Jum’at Bertasbih: Penerapan Prinsip 3R melalui Pemanfaatan Galon Bekas untuk Hidroponik

Rabu, 29 Oktober 2025 | 1:15 am
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 70

Bantul, 24 Oktober 2025 – Dalam rangka kegiatan rutin Jum’at Bertasbih sekaligus implementasi program Adiwiyata, MAN 2 Bantul menggelar kegiatan bertema “Penerapan Prinsip 3R: Pemanfaatan Galon Bekas Le Mineral untuk Hidroponik.”

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI, didampingi oleh wali kelas masing-masing serta mahasiswa PPL Universitas Alma Ata Yogyakarta.

Program yang dilaksanakan pada Jumat (24/10) tersebut bertujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan dan kreativitas siswa dalam memanfaatkan barang bekas menjadi media tanam ramah lingkungan. Sebelum kegiatan, setiap siswa telah diminta membawa sekitar 2 kilogram tanah, sementara galon bekas dan cat telah disediakan oleh pihak madrasah.

Kegiatan dimulai dengan pengarahan singkat dari guru pendamping dan mahasiswa PPL mengenai langkah-langkah pembuatan media hidroponik sederhana. Galon Le Mineral bekas kemudian dipotong menjadi dua bagian pada bagian ruasnya.

Bagian atas galon dilubangi kecil sebagai jalur penyerapan air dan dibiarkan dengan tutup yang masih terpasang, agar struktur tetap kokoh. Setelah itu, setiap kelompok siswa mewarnai potongan galon dengan berbagai warna agar tampak lebih menarik dan bernilai estetis.

Bagian atas galon yang telah selesai dihias kemudian diletakkan secara terbalik di atas bagian bawahnya, yang nantinya akan berfungsi sebagai wadah air. Untuk tahap awal, kegiatan hanya mencakup proses pemotongan, pelubangan, pengecatan, dan pengisian tanah.

Adapun pengisian air serta penanaman bibit tanaman direncanakan akan dilaksanakan pada pekan berikutnya.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Para siswa tampak bersemangat bekerja sama, sementara mahasiswa PPL turut membantu dalam pendampingan teknis dan menjaga keselamatan selama proses pemotongan galon.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang pengelolaan sampah dan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), tetapi juga dilatih untuk berpikir kreatif dan peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Pendampingan dari mahasiswa PPL Universitas Alma Ata menjadi bagian penting dalam memperkuat kolaborasi antara madrasah dan perguruan tinggi dalam mewujudkan pendidikan berwawasan lingkungan.

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID