Bantul – MAN 2 Bantul menyelenggarakan Kunjungan Literasi Politik dan UMKM Kelas X pada Selasa, 14 Oktober 2025. Sebagai bagian dari program penguatan literasi politik dan ekonomi kreatif bagi peserta didik. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen madrasah dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis pengalaman langsung di lapangan sebagai bentuk pendidikan kontekstual yang relevan dengan tuntutan abad ke-21.
Rombongan kunjungan berangkat pada pagi hari menuju Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dengan tujuan utama Koperasi Batu Jajar serta Koperasi Industri Pengecoran Logam dan Permesinan. Peserta kegiatan terdiri dari seluruh siswa kelas X MAN 2 Bantul yang didampingi oleh guru pembimbing. Kegiatan ini dipimpin oleh Drs. Purwosusilo selaku Pendamping Kunjungan Kelas X, bersama beberapa guru lainnya yang turut mendampingi jalannya kegiatan dari awal hingga akhir.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala MAN 2 Bantul, Hj. Nur Hasanah Rahmawati, S.Ag., M.M., yang menegaskan bahwa pembelajaran di madrasah harus mampu menghubungkan pengetahuan teoritis dengan realitas dunia kerja dan dinamika sosial ekonomi di masyarakat. Kunjungan ke koperasi dan industri merupakan sarana efektif untuk memberikan pengalaman belajar yang kontekstual, menumbuhkan rasa ingin tahu, serta memupuk kesadaran ekonomi dan semangat kewirausahaan di kalangan peserta didik.
Setibanya di lokasi pertama, rombongan diterima di Koperasi Batu Jajar yang dikenal sebagai salah satu koperasi unggulan di wilayah Klaten. Peserta memperoleh penjelasan mendalam mengenai sejarah berdirinya koperasi, sistem keanggotaan, tata kelola manajemen, serta prinsip ekonomi gotong royong yang menjadi dasar pengelolaan koperasi di Indonesia. Melalui penjelasan tersebut, peserta diajak untuk memahami bagaimana koperasi menjadi wadah ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Peserta juga berkesempatan untuk melihat langsung proses operasional koperasi, mulai dari kegiatan administrasi hingga pengelolaan unit usaha. Penjelasan yang disampaikan oleh pengelola koperasi memberikan gambaran nyata tentang peran koperasi dalam memperkuat ekonomi lokal serta menumbuhkan solidaritas sosial di kalangan anggota. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat mengaitkan teori ekonomi yang dipelajari di kelas dengan praktik nyata yang diterapkan di lapangan.
Setelah menyelesaikan agenda kunjungan di Koperasi Batu Jajar, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Koperasi Industri Pengecoran Logam dan Permesinan. Lokasi ini menjadi destinasi kedua yang memberikan wawasan berbeda kepada peserta, terutama dalam bidang industri manufaktur dan teknologi. Di tempat ini, peserta memperoleh penjelasan mengenai proses pengecoran logam, teknik permesinan, serta sistem kerja industri berbasis keterampilan dan ketelitian tinggi.
Kegiatan observasi di kawasan industri tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat langsung tahapan produksi mulai dari desain, pembuatan cetakan, proses peleburan logam, hingga pembentukan produk akhir. Penjelasan teknis mengenai keamanan kerja, manajemen produksi, dan tanggung jawab lingkungan juga menjadi bagian penting dalam kegiatan kunjungan. Melalui pengalaman langsung ini, peserta didik dapat memahami keterkaitan antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan kerja dengan dunia industri yang sesungguhnya.
Kepala MAN 2 Bantul menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk pembelajaran inovatif yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, sikap profesional, serta wawasan kewirausahaan. Pemahaman tentang koperasi dan industri diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik untuk menumbuhkan semangat mandiri, kreatif, dan berdaya saing. Madrasah berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan pembelajaran luar kelas sebagai bagian dari proses pendidikan yang utuh dan bermakna.
Menurut penjelasan panitia, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan peserta didik pada nilai-nilai dasar literasi politik, yakni kesadaran terhadap sistem sosial-ekonomi masyarakat serta pentingnya peran warga negara dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah. Melalui kunjungan ke lembaga ekonomi produktif seperti koperasi dan industri, peserta memperoleh gambaran tentang bagaimana kebijakan pemerintah daerah berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat.
Selain aspek edukatif, kegiatan ini juga memiliki nilai sosial yang kuat. Rombongan MAN 2 Bantul mendapatkan sambutan hangat dari pihak pengelola koperasi dan pelaku industri setempat. Suasana kebersamaan yang terjalin selama kunjungan mencerminkan semangat kolaboratif antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Pertukaran informasi serta dialog interaktif antara peserta dan pihak koperasi memperkaya wawasan siswa mengenai peluang kerja, tantangan bisnis, serta prospek pengembangan usaha di masa depan.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme. Seluruh peserta menunjukkan sikap disiplin, sopan santun, serta tanggung jawab dalam mengikuti setiap sesi kegiatan. Guru pendamping turut memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai rencana, dengan memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan keteraturan. Kedisiplinan dan semangat belajar peserta menjadi cerminan keberhasilan pembinaan karakter yang diterapkan di MAN 2 Bantul.
Kunjungan Literasi Politik dan UMKM Kelas X ini menjadi salah satu wujud nyata implementasi pendidikan berbasis proyek dan pengalaman (experiential learning). Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan faktual, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, keterampilan sosial, dan wawasan kebangsaan. Kegiatan tersebut diharapkan mampu membentuk generasi muda madrasah yang memiliki kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual, serta siap berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa.
Kepala MAN 2 Bantul menegaskan bahwa kegiatan kunjungan semacam ini akan terus menjadi bagian dari strategi pembelajaran madrasah dalam mengembangkan kurikulum yang dinamis dan adaptif. Sinergi antara dunia pendidikan dan dunia kerja diharapkan dapat menghasilkan lulusan madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, kemandirian, dan integritas.
Dengan semangat literasi dan kolaborasi, kegiatan Kunjungan Literasi Politik dan UMKM Kelas X MAN 2 Bantul di Klaten Jawa Tengah menjadi tonggak penting dalam perjalanan pembelajaran yang bermakna. Melalui kegiatan tersebut, madrasah berhasil membangun jembatan antara teori dan praktik, antara dunia pendidikan dan dunia kerja, serta antara pengetahuan dan nilai-nilai kehidupan nyata. Semangat belajar dari pengalaman langsung di lapangan diharapkan terus tumbuh dan menginspirasi peserta didik untuk menjadi generasi cerdas, tangguh, dan berkarakter unggul. (Edi Susanto)






