Bantul (13/10/2025) – MAN 2 Bantul mengadakan kegiatan technical meeting sebagai tahap persiapan sebelum pelaksanaan Kunjungan Literasi Politik ke DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta dan sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Dalam upaya memperkuat literasi politik serta menumbuhkan semangat wirausaha di kalangan peserta didik. Kegiatan ini berlangsung seusai jama’ah Dzuhur di lingkungan madrasah, dengan suasana yang tertib, antusias, dan penuh semangat belajar.
Acara dipimpin oleh Riyadi Setyawan, S.Sn., selaku Ketua Panitia Kunjungan Literasi Politik, yang memberikan arahan teknis kepada seluruh peserta kegiatan. Dalam penyampaiannya, dijelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan tata tertib, agenda kegiatan, pembagian kelompok, serta hal-hal yang perlu disiapkan oleh peserta selama kegiatan berlangsung. Arahan tersebut menjadi pedoman penting agar seluruh rangkaian kunjungan dapat berjalan lancar, efektif, dan memberikan manfaat optimal bagi pengembangan wawasan peserta.
Kegiatan technical meeting diikuti oleh seluruh siswa-siswi peserta kunjungan yang berasal dari berbagai kelas di MAN 2 Bantul. Setiap kelompok peserta didampingi oleh wali kelas masing-masing untuk memastikan koordinasi berjalan dengan baik dan memudahkan proses pengawasan selama kegiatan berlangsung. Pendampingan ini juga dimaksudkan untuk menanamkan nilai tanggung jawab dan kedisiplinan, agar peserta dapat memaknai kunjungan bukan hanya sebagai kegiatan rekreatif, tetapi juga sebagai proses pembelajaran kontekstual di luar ruang kelas.
Kunjungan Literasi Politik ke DPRD DIY memiliki tujuan utama untuk memberikan pemahaman langsung kepada peserta didik mengenai sistem pemerintahan daerah, mekanisme kerja lembaga legislatif, serta proses pembuatan kebijakan publik. Melalui interaksi dengan anggota dewan, peserta diharapkan mampu mengenali peran strategis DPRD dalam membangun daerah dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran politik yang sehat, beretika, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Selain kunjungan ke lembaga legislatif, kegiatan ini juga dirancang untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan melalui kunjungan ke sejumlah UMKM di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Peserta akan diperkenalkan pada berbagai model usaha lokal yang berpotensi menjadi inspirasi pengembangan ekonomi kreatif di masa depan. Melalui pengamatan langsung terhadap proses produksi, manajemen usaha, serta strategi pemasaran, peserta dapat memetik pelajaran berharga tentang pentingnya inovasi, ketekunan, dan kreativitas dalam dunia usaha.
Kepala MAN 2 Bantul, Hj. Nur Hasanah Rahmawati, S.Ag., M.M., memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini sebagai salah satu bentuk pembelajaran berbasis pengalaman yang selaras dengan visi madrasah untuk mencetak generasi berkarakter unggul, berwawasan luas, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Kegiatan semacam ini dianggap mampu menumbuhkan kesadaran sosial, politik, dan ekonomi sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab, kepemimpinan, serta semangat kolaborasi antar siswa.
Menurut pandangan pimpinan madrasah, kegiatan kunjungan semacam ini merupakan bentuk konkret penerapan pendidikan yang holistik. Proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang membuka cakrawala berpikir peserta didik. Pemahaman mengenai sistem politik dan dinamika dunia usaha akan memberikan bekal penting dalam menghadapi tantangan kehidupan masyarakat modern. Selain itu, keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan ini juga menunjukkan semangat partisipatif yang menjadi ciri khas pelajar madrasah yang berintegritas dan visioner.
Kegiatan technical meeting yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan ini menjadi momentum penting untuk membangun komitmen bersama antara panitia, guru pendamping, dan peserta. Setiap penjelasan teknis yang disampaikan oleh Ketua Panitia disimak dengan seksama oleh seluruh peserta, menandakan kesiapan dan antusiasme tinggi untuk mengikuti kegiatan utama. Dalam kesempatan tersebut juga ditekankan pentingnya menjaga sikap sopan santun, kedisiplinan, serta membawa nama baik madrasah selama kegiatan berlangsung.
Rencana kunjungan ke DPRD DIY dan UMKM menjadi salah satu agenda penting dalam kalender kegiatan literasi madrasah. Program ini tidak hanya memperkaya pengetahuan peserta dalam bidang politik dan ekonomi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter yang berorientasi pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemandirian. Melalui kombinasi pembelajaran teoretis di madrasah dan praktik langsung di lapangan, diharapkan lahir generasi muda yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus empati sosial yang tinggi.
MAN 2 Bantul terus berkomitmen untuk menghadirkan kegiatan pendidikan yang inspiratif dan relevan dengan kebutuhan zaman. Kunjungan Literasi Politik ke DPRD DIY dan sejumlah UMKM merupakan wujud nyata dari komitmen tersebut. Dengan persiapan yang matang melalui technical meeting, diharapkan kegiatan ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam dan memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta.
Melalui kegiatan ini, madrasah membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga membangun kepekaan sosial dan semangat kebangsaan. Sinergi antara panitia, guru, dan peserta menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Semangat kolaboratif dan komitmen untuk belajar dari lingkungan nyata akan terus menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan generasi pelajar madrasah yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing tinggi di tengah dinamika kehidupan modern. (Edi Susanto)






