TELIKSANDI
NEWS TICKER

Tradisi Sakral Sedekah Laut Kota Tegal Dikawal Ketat oleh Kapolres, Berlangsung Tertib dan Khidmat

Senin, 7 Juli 2025 | 5:10 pm
Reporter:
Posted by: khusus redaksi
Dibaca: 331

Kota Tegal, 7 Juli 2025 | TELIKSANDI – Tradisi sakral Sedekah Laut yang digelar masyarakat nelayan Kota Tegal berlangsung tertib dan aman pada Senin (7/7/2025). Prosesi larung ancak ini mendapat pengawalan ketat dari jajaran Polres Tegal Kota yang bersinergi dengan TNI dan sejumlah instansi terkait lainnya.

Kapolres Tegal Kota, AKBP I Putu Bagus Krina Purnama, menyatakan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh masyarakat.

“Kami telah menyiapkan personel di titik-titik strategis, baik di darat maupun laut, guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar AKBP Putu Krina.

Ia juga mengimbau seluruh peserta dan masyarakat yang mengikuti prosesi pelarungan di laut agar mematuhi prosedur keselamatan.

“Kami mengingatkan untuk tetap menjaga ketertiban serta mengutamakan keselamatan, khususnya dengan membatasi jumlah penumpang kapal selama prosesi larung berlangsung,” tegasnya.

Prosesi Sedekah Laut ini diawali dengan upacara dan doa bersama di halaman KUD Karya Mina, sebagai bentuk rasa syukur nelayan atas limpahan rezeki dari laut serta harapan atas keselamatan dan keberkahan di masa mendatang.

Turut hadir dalam acara tersebut Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, Wakil Wali Kota, unsur Forkopimda, perwakilan dari Dinas Kelautan Provinsi Jawa Tengah, Ketua KUD Karya Mina, dan perwakilan dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Tengah.

Secara daring, Wakil Menteri Sekretaris Negara RI, Juri Ardiantoro, menyampaikan sambutan dan menegaskan pentingnya swasembada pangan nasional, termasuk di sektor kelautan dan perikanan.

“Nelayan merupakan bagian penting dari sistem ketahanan pangan nasional. Kita tidak hanya perlu meningkatkan produksi, tetapi juga mendorong modernisasi sektor perikanan,” katanya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengajak masyarakat untuk merenungkan nilai spiritual di balik tradisi ini. Ia juga menyampaikan keprihatinannya atas insiden kebakaran kapal dan kendaraan yang terjadi beberapa waktu lalu di area pelabuhan.

“Kejadian tersebut menjadi pengingat penting bagi kita semua akan perlunya budaya kerja yang aman dan profesional, khususnya di sektor kelautan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KUD Karya Mina, H. Riswanto, menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian acara Sedekah Laut dapat berjalan lancar. Ia juga menginformasikan bahwa tahun ini kegiatan Sedekah Laut berkolaborasi dengan Gerakan Pangan Murah bersama Bank Indonesia untuk membantu masyarakat sekitar.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan untaian bunga melati dan pelarungan tujuh buah ancak dari Pelabuhan Pelindo III dan TPI Jongor Tegalsari ke tengah Laut Jawa sebagai puncak simbolik dari tradisi ini.

(Redaksi: Lia Pujiastuti)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID