Bantul (8/8/2025) – Suasana di Aula Keterampilan Ruang Otomotif MAN 2 Bantul pada Jumat pagi terasa berbeda. Para siswa kelas X dan XI bersemangat mengikuti Kuliah Tamu Program Pendidikan Sistem Teknologi Informasi dan Komunikasi (Prodistik) yang menghadirkan dosen tamu dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Acara ini dibuka oleh Kepala MAN 2 Bantul, Hj. Nur Hasanah Rahmawati, S.Ag., M.M., didampingi Waka Kurikulum, Fitria Endang Susana, S.Pd., M.Pd. Kuliah tamu terbagi menjadi dua sesi, yaitu Sesi 1 (07.30–09.45 WIB) yang diikuti oleh siswa kelas X dengan fokus pengenalan Prodistik, dan Sesi 2 (09.45–11.30 WIB) untuk siswa kelas XI dengan pembahasan mendalam tentang tugas akhir Prodistik.
Pada sesi pertama, Dr. Dra. Ismaini Zain, M.Si., dosen senior ITS yang berpengalaman dalam pengembangan kurikulum Prodistik, memaparkan secara rinci tujuan, manfaat, dan peluang yang ditawarkan oleh program ini. Prodistik merupakan program pendidikan berbasis teknologi informasi yang dikembangkan ITS untuk membekali siswa keterampilan digital yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri.
“Di era digital ini, penguasaan teknologi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Melalui Prodistik, siswa akan dibekali kemampuan yang tidak hanya teoritis, tetapi juga praktis, sehingga siap menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” ungkap Dr. Ismaini di hadapan peserta.
Siswa juga diajak untuk mengenal berbagai perangkat lunak, metode pembelajaran, serta peluang pengembangan diri melalui proyek-proyek kreatif. Suasana menjadi semakin interaktif saat pembicara mengajak siswa menjawab kuis singkat dan memberikan hadiah bagi yang menjawab dengan benar.
Memasuki sesi kedua, giliran Tyas Ajeng Nastiti, S.Ds., M.Ds., dosen ITS yang ahli di bidang desain digital dan multimedia, memandu siswa kelas XI memahami esensi dari tugas akhir Prodistik. Tyas memaparkan langkah-langkah perencanaan, pengumpulan data, pengolahan informasi, hingga penyusunan karya akhir yang kreatif dan inovatif.
Ia menekankan bahwa tugas akhir bukan sekadar formalitas untuk kelulusan program, tetapi kesempatan untuk menciptakan karya yang memiliki nilai guna nyata. “Tugas akhir adalah ajang pembuktian kemampuan kalian. Gunakan kreativitas, manfaatkan teknologi, dan pastikan karya kalian bermanfaat untuk masyarakat,” pesannya.
Para siswa antusias mengajukan pertanyaan, mulai dari tips memilih tema tugas akhir, strategi bekerja dalam tim, hingga cara mempresentasikan hasil karya di depan penguji. Setiap interaksi yang aktif mendapatkan apresiasi dari pembicara berupa hadiah kecil, menambah semangat peserta untuk terlibat.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Bantul menegaskan bahwa kuliah tamu ini merupakan salah satu bentuk komitmen madrasah untuk membekali siswa dengan keterampilan abad 21. “Kami ingin lulusan MAN 2 Bantul tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kemampuan teknologi yang mumpuni, kreatif, dan siap bersaing di dunia global,” tutur Hj. Nur Hasanah.
Waka Kurikulum, Fitria Endang Susana, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi madrasah dalam mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek dan teknologi. “Dengan Prodistik, siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta inovasi,” ujarnya.
Kedua sesi kuliah tamu dikemas secara interaktif dengan kombinasi pemaparan materi, tanya jawab, serta kuis berhadiah. Pendekatan ini membuat siswa lebih mudah memahami konsep yang disampaikan dan termotivasi untuk mencoba hal-hal baru.
Beberapa siswa mengaku terinspirasi untuk mengembangkan ide tugas akhir yang unik, mulai dari aplikasi pembelajaran berbasis mobile, desain media interaktif, hingga prototipe sistem teknologi sederhana yang bermanfaat di lingkungan sekolah.
Dengan adanya kuliah tamu ini, diharapkan siswa MAN 2 Bantul semakin memahami pentingnya penguasaan teknologi informasi dan komunikasi di berbagai bidang. Pihak madrasah berencana menjalin kerja sama yang lebih erat dengan ITS untuk memperluas cakupan Prodistik, termasuk pendampingan tugas akhir dan peluang magang bagi siswa.
“Ilmu yang kami dapat hari ini adalah bekal untuk masa depan. Semoga Prodistik bisa melahirkan generasi muda yang cerdas digital, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tutup salah satu peserta sesi kedua.
Kuliah tamu Prodistik ITS ini menjadi langkah nyata MAN 2 Bantul dalam mempersiapkan siswanya menghadapi tantangan era digital sekaligus menanamkan semangat belajar sepanjang hayat. (Edi S.)






