TELIKSANDI
NEWS TICKER

Penguatan Budaya Pelayanan Prima, MAN 2 Bantul Selenggarakan Pelatihan Service Excellent Tahun 2025

Rabu, 26 November 2025 | 12:53 pm
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 101

Bantul – Aula MAN 2 Bantul pada Jumat, 07 November 2025 menjadi pusat kegiatan pengembangan kompetensi sumber daya manusia melalui agenda Pelatihan Service Excellent. Kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB sesuai rundown acara yang telah disusun panitia. Seluruh peserta terdiri dari unsur pimpinan, guru, serta tenaga kependidikan hadir mengikuti kegiatan yang dirancang sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan berbasis profesionalisme dan etika Islami.

Suasana pembukaan berlangsung khidmat dengan pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipimpin dirijen Aprilia Rahman, S.Pd., dilanjutkan dengan penyampaian pengantar acara oleh pembawa acara. Seluruh rangkaian kegiatan tersusun secara sistematis sesuai format pelaksanaan resmi pelatihan internal lembaga pendidikan berbasis pelayanan publik.

Tahapan berikutnya memasuki sesi kunci, yaitu sambutan sekaligus pembukaan oleh Kepala MAN 2 Bantul, Hj. Nur Hasanah Rahmawati, S.Ag., M.M. Dalam penyampaiannya, disampaikan pesan tentang pentingnya budaya pelayanan prima sebagai identitas lembaga pendidikan modern yang bermartabat. Kutipan sambutan menyampaikan pesan yang berbunyi:

“Pelayanan bukan sekadar aktivitas administratif, melainkan wujud karakter, profesionalisme, dan nilai ibadah. Pelayanan yang baik lahir dari kesungguhan hati, kedisiplinan, serta komitmen untuk terus belajar. Madrasah harus mampu menunjukkan kualitas layanan yang unggul karena pelayanan mencerminkan wajah lembaga dan mutu pendidikannya.”

Pernyataan tersebut menjadi penegasan arah pelaksanaan pelatihan serta dasar penguatan budaya kerja di lingkungan madrasah. Momentum ini sekaligus menandai dibukanya pelatihan secara resmi.

Setelah sesi pembukaan, kegiatan memasuki agenda inti berupa penyampaian materi workshop bertema “Peningkatan Kompetensi Pelayanan Prima (Service Excellent) Tenaga Kependidikan MAN 2 Bantul.” Materi disampaikan oleh narasumber dari Bank Syariah Indonesia (BSI), yaitu Deny Sulistyo dan Deny Fauzy Amri. Pemaparan difokuskan pada prinsip layanan prima, komunikasi efektif, pengelolaan emosi dalam pelayanan, manajemen keluhan, hingga implementasi etika pelayanan berbasis nilai-nilai Islami dan kearifan profesional.

Pendekatan penyampaian berlangsung interaktif dengan metode penjelasan, simulasi ringan, dan pemberian contoh situasi pelayanan di lingkungan madrasah. Para peserta terlihat antusias mengikuti paparan dan mencatat poin penting terkait standar layanan, alur kerja pelayanan, serta teknik respon publik yang humanis dan solutif.

Memasuki sesi tanya jawab, sejumlah pertanyaan dari peserta diarahkan pada konteks penerapan pelayanan prima dalam situasi yang melibatkan interaksi publik tingkat tinggi seperti layanan administrasi akademik, komunikasi dengan wali peserta didik, serta koordinasi antarunit. Melalui diskusi tersebut, kegiatan pelatihan semakin menguatkan pemahaman peserta terhadap konsep pelayanan yang efektif, responsif, serta berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada sesi penutup yang diawali pembacaan hamdalah bersama, kemudian dilanjutkan laporan akhir oleh panitia pelaksana. Penutupan kegiatan ditandai dengan penyampaian ucapan terima kasih kepada seluruh peserta dan narasumber serta ajakan untuk mengimplementasikan hasil pelatihan dalam rutinitas kerja sehari-hari di lingkungan MAN 2 Bantul.

Sebagai penegasan kembali nilai yang ingin diinternalisasikan, sesi penutup disertai pesan melalui pantun yang dibacakan pembawa acara, salah satunya berbunyi:

“Tunas muda tumbuh di taman, disiram air setiap pagi.
Pelatihan usai, semoga berkesan, ilmu diamalkan dengan hati suci.”

Setelah seluruh agenda selesai, kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama. Dokumentasi kegiatan dilakukan sebagai bagian dari catatan resmi pelaksanaan program peningkatan mutu pelayanan lembaga.

Pelatihan Service Excellent di MAN 2 Bantul tahun 2025 merupakan salah satu langkah strategis dalam memperkuat budaya kerja profesional, responsif, dan berkualitas. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen peningkatan mutu kelembagaan serta pelayanan publik berbasis etika dan standar kinerja yang terukur.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MAN 2 Bantul meneguhkan langkah pengembangan sumber daya manusia serta pembentukan karakter pelayanan unggul sebagai bagian dari upaya transformasi madrasah menuju lembaga yang modern, terpercaya, dan berdaya saing tinggi pada tingkat regional maupun nasional. (Edi Susanto)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID