Bantul – Pembelajaran Ekonomi kelas XF MAN 2 Bantul pada akhir blok berlangsung dengan penuh semangat dan antusias. Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan presentasi hasil diskusi kelompok mengenai materi lembaga keuangan di Indonesia, yaitu Bank Sentral, Bank Umum, Pasar Modal, OJK, dan IKNB.
Sebelum pelaksanaan presentasi, setiap kelompok terlebih dahulu menyiapkan materi presentasi dengan menyusun slide menggunakan aplikasi Microsoft Power Point dan Canva. Siswa bekerja sama membagi tugas, ada yang mencari materi, merangkum, mendesain slide, serta menyiapkan penjelasan materi yang akan dipresentasikan. Dengan persiapan tersebut, presentasi menjadi lebih menarik dan mudah dipahami.
Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas secara bergantian. Kelompok yang membahas Bank Sentral menjelaskan peran dan fungsi Bank Indonesia sebagai lembaga yang mengatur dan menjaga kestabilan nilai rupiah serta menjalankan kebijakan moneter di Indonesia.
Kelompok berikutnya mempresentasikan materi tentang Bank Umum, mulai dari pengertian, fungsi, hingga produk-produk perbankan seperti tabungan, giro, dan deposito yang sering digunakan masyarakat dalam kegiatan ekonomi sehari-hari.
Presentasi selanjutnya membahas Pasar Modal, dimana siswa menjelaskan tentang saham, obligasi, dan peran Bursa Efek Indonesia sebagai tempat bertemunya pihak yang membutuhkan dana dan pihak yang memiliki dana untuk berinvestasi.
Kelompok lain juga mempresentasikan tentang peran Otoritas Jasa Keuangan dalam mengawasi seluruh kegiatan jasa keuangan agar berjalan dengan aman, tertib, dan melindungi konsumen di sektor keuangan. Selain itu dijelaskan pula tentang IKNB (Industri Keuangan Non Bank) seperti asuransi, pegadaian, dana pensiun, dan leasing yang juga berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan.
Selama kegiatan presentasi berlangsung, banyak siswa yang terlihat sangat antusias. Hal ini terlihat dari banyaknya siswa yang mengajukan pertanyaan terkait materi yang dipresentasikan, seperti perbedaan tugas Bank Indonesia dengan OJK, cara kerja pasar modal, serta contoh lembaga IKNB yang ada di sekitar mereka. Diskusi pun berlangsung aktif karena kelompok penyaji berusaha menjawab pertanyaan dari teman-temannya dengan baik.
Suasana kelas menjadi hidup, interaktif, dan menyenangkan. Siswa tidak hanya mendengarkan presentasi, tetapi juga terlibat aktif dalam tanya jawab dan diskusi. Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk berani berpendapat, bekerja sama dalam kelompok, serta memahami materi ekonomi secara lebih mendalam.
Pembelajaran di akhir blok ini ditutup dengan refleksi pembelajaran. Banyak siswa menyampaikan bahwa mereka lebih senang belajar dengan metode diskusi dan presentasi karena membuat mereka lebih aktif, berani berbicara, dan lebih mudah memahami materi (MIM).






