GILIMANUK | Teliksandi.id – Dalam rangka pemberdayaan masyarakat di Tatanan Kehidupan Era Baru di pasca pandemi, Desa adat untuk tetap mempertahankan perekonomian yang selama ini sempat mengalami kemerosotan akibat adanya wabah covid-19. Desa Adat Gilimanuk membuat suatu usaha Baga Utsawe Padruen Desa (Bupda) yang mana usaha tersebut bergerak di penjualan tiket online penyeberangan kendaraan bermotor dan pejalan kaki yang akan keluar Bali menuju ke Jawa melalui Pelabuhan Penyeberangan ASDP Gilimanuk.
Pada saat ditemui oleh awak media di lokasi penjualan tiket online I Gede Ardana mengatakan, dengan dibuatnya usaha penjualan tiket online yang bertempat di Depan Terminal Umum Bus Gilimanuk hal ini untuk menunjang kegiatan Desa Adat dalam segala pembangunan baik fisik dan non fisik. Selain itu juga untuk meringankan beban iuran wajib masyarakat adat (krame) dalam pelaksanaan puja wali. Jum’at (21/8/2020)
Ditambahkan selain bertujuan untuk menunjang segala kegiatan, hal ini juga merupakan program Desa Adat Gilimanuk tentang pemberdayaan masyarakat adat (krame), sehingga dengan dibukanya usaha tersebut maka pihak Desa Adat Gilimanuk bisa mempekerjakan krame yang belum bekerja. ucap Ardana
“Dengan dibukanya tiket online oleh Desa Adat Gilimanuk diharapkan para pengguna jasa penyeberangan yang dari Bali mau ke Jawa untuk membeli tiket terlebih dahulu di loket yang telah kami sediakan, dan juga bisa membeli secara online melalui WhatsApp admin nomor : 0812 3944 8888 dan 081 7975 7970 Atasnama Kadek Ardana. (*)
Journalist : Selamet
Publisher : Selamet.H






