TELIKSANDI
NEWS TICKER

Guru MAN 2 Bantul Ikuti PJJ BDK Semarang pada Bimtek Penyusunan E-Modul

Rabu, 11 Februari 2026 | 1:30 pm
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 71

Bantul (11/02/2026), Guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul, Mas Indah Murdaningrum, S.Pd., M.Pd., turut serta dalam kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang pada tanggal 9–13 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Bimbingan Teknis Desain Pembelajaran dan Penyusunan E-Modul Angkatan II yang diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama.

Pelatihan yang dilaksanakan secara daring tersebut diikuti kurang lebih 150 peserta yang terbagi dalam lima kelas dan berasal dari berbagai satuan kerja Kementerian Agama di seluruh Jogja dan Jawatengah. Program ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru dan tenaga kependidikan dalam merancang desain pembelajaran serta mengembangkan e-modul yang inovatif, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era transformasi digital.

Pada sesi pembukaan PJJ yang digelar Senin, 9 Februari 2026, Kepala Subbagian Tata Usaha BDK Semarang, Hj. Siti Nur Maunah, S.H.I., M.Si., menyampaikan materi mengenai sistem pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Kementerian Agama. Dalam paparannya, beliau menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi ASN secara berkesinambungan agar mampu menjadi pribadi yang profesional, unggul, dan memiliki daya saing global, tanpa mengesampingkan nilai-nilai pelayanan kepada masyarakat.

Beliau juga menambahkan bahwa tantangan pelayanan publik di masa mendatang menuntut ASN untuk lebih adaptif terhadap kemajuan teknologi serta tanggap terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. Oleh sebab itu, program pelatihan dan pengembangan kompetensi menjadi elemen strategis dalam meningkatkan mutu layanan publik di Kementerian Agama.

Lebih lanjut disampaikan bahwa BDK Semarang secara konsisten melakukan pemetaan dan penjaringan kebutuhan pelatihan ASN. Hasil identifikasi tersebut kemudian diselaraskan dengan perencanaan program serta ketersediaan tenaga pengajar, sehingga pelaksanaan diklat dapat berlangsung secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Selama mengikuti pelatihan, para peserta memperoleh berbagai materi penting, seperti perancangan desain pembelajaran, penyusunan sistematika dan struktur e-modul, integrasi capaian dan tujuan pembelajaran, pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran, hingga praktik penyusunan e-modul yang kontekstual dan berorientasi pada peserta didik. Seluruh materi disampaikan oleh widyaiswara dan narasumber profesional di bidangnya.

Mas Indah Murdaningrum mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru dalam pengembangan bahan ajar digital. Menurutnya, e-modul tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran, tetapi juga sebagai sarana untuk menumbuhkan kemandirian, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. “Bimbingan teknis ini membekali guru dengan keterampilan menyusun e-modul yang lebih sistematis, menarik, dan aplikatif, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan bermakna,” tuturnya.

Kepala MAN 2 Bantul turut mengapresiasi partisipasi guru dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kompetensi yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam pembelajaran di madrasah serta dibagikan kepada rekan sejawat melalui forum berbagi praktik baik.

Keikutsertaan dalam Bimbingan Teknis Desain Pembelajaran dan Penyusunan E-Modul Angkatan II ini diharapkan mampu mendorong lahirnya produk e-modul berkualitas yang berkontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran dan kualitas pendidikan di MAN 2 Bantul. (MIM)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID