Teliksandi.id, Gowa–Puluhan bahkan ratusan sekolah di Sulawesi Selatan yang mendapat Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) salah satunya SD Taeng Kabupaten Gowa, dimana sekolah ini merehap 3 ruang kelas dengan besar anggaran Rp 329.256.000.00.
Dari pengerjaan tersebut, TIM investigasi L-MAPJ bersama beberapa Awak media Online turun melakukan Investigasi Control sosial kebeberapa Sekolah yang ada di kabupaten Gowa menggunakan dana Alokasi khusus DAK Swakelolah anggaran 2021-2022.
Sementara Kemendikbud sudah menyerahkan secara penuh kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) yang Anggarannya bisa melalui provinsi atau daerah.
Tujuannya adalah untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan agar bagaimana dalam kegiatan belajar mengajar siswa siswi merasa nyaman dan aman.
Namun berbeda dengan apa yang terjadi di SDN Taeng kecamatan pallangga Kabupaten Gowa Pengerjaan rehap sekolah diantaranya perbaikan ruang dan Atap, jelas diduga sangat berbeda dari petunjuk juknis dan RAB.
Terlihat dalam Video kegiatan rehab ruang kelas terkesan asal asalan alias (asal jadi)
Dimana dalam gambar dan Video tersebut menampilkan Pemasangan rangka baja ringan atap sebatas didudukkan saja, tentu pemasangan kuda kudanya menggunakan baja ringan dan tidak menggunakan pengikat yang dapat mengancam keselamatan Siswa siswi dari sekolah itu sendiri ketika terkena Angin kencang dan guyuran hujan.
Dalam kegiatan rehabilitasi ruang di 3 kelas itu pemasangan dudukan atap yang menggunakan rangka baja ringan nampak jelas tidak terdapat kekuatan yang kokoh tentu sangat riskan terjadinya musibah bila terkena angin kencang yang bisa saja mengancam keselamatan siswa siswi mengingat curah hujan semakin meningkat.
Sementara ditempat terpisah mantan kasek SDN Taeng Drs H.Syarifuddin S. Ketika dihubungi oleh Ketua Kordinator Investigasi DPP L-MAPJ Indonesia, prihal tanggung jawab pengerjaan dan pengelolaan dana DAK, Kasek hanya mengatakan silahkan Mengkonfirmasi ke PUPR dan itu bukan tanggung jawab saya Tuturnya di Via telpon sellulearnya. 12-Oktober 2022 siang tadi.
Bukan hanya itu, Mantan kepala sekolah SDN TAENG Drs H Syarifuddin S. juga mengatakan kepada Awak media, “bahwa kami Ada kegiatan siswa di Bulukumba pak kami jauh,”Ungkapnya saat dihub melalui Via Telpon.
(Kenapa mantan Kasek masih ada kegiatan Siswa Ada Apa)…?
Dari hasil investigasi tersebut Ketua Kordinator Wilayah DPP. L-MAPJ Pusat, Hartadi talli Akan melaporkan ke inspektorat kab gowa Guna melakukan pemeriksaan audit diduga ada keganjilan dari penggunaan dana DAK tersebut.(*/) Tim






