Bantul — MAN 2 Bantul menyelenggarakan kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai upaya membumikan nilai-nilai spiritual dalam membentuk karakter murid yang berakhlakul karimah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid, guru, dan tenaga kependidikan dengan penuh khidmat di lingkungan madrasah.
Peringatan Isra’ Mi’raj ini bertujuan untuk menguatkan keimanan dan ketakwaan murid melalui pemahaman makna perjalanan agung Rasulullah SAW, khususnya perintah salat sebagai tiang agama. Nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam peristiwa Isra’ Mi’raj diharapkan dapat menjadi fondasi utama dalam kehidupan sehari-hari murid, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.
Kepala MAN 2 Bantul yang diwakili Is Dwiyanti, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Isra’ Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah, tetapi momentum refleksi spiritual untuk menumbuhkan akhlak mulia. Melalui peringatan Isra’ Mi’raj ini, kita berharap murid MAN 2 Bantul mampu meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, disiplin dalam ibadah, santun dalam bersikap, serta bertanggung jawab sebagai pelajar dan generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Kegiatan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan shalawat, serta tausiyah yang disampaikan oleh penceramah Drs. H Thoyib Hidayat,bM.Si. Dalam tausiyahnya, penceramah menekankan pentingnya salat dan puasa sebagai sarana pembentukan karakter, pengendalian diri, dan penanaman nilai kejujuran, kedisiplinan, serta kepedulian sosial.
Para murid tampak antusias mengikuti rangkaian acara. Selain menambah wawasan keagamaan, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan pendidikan karakter yang sejalan dengan visi MAN 2 Bantul dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik dan mulia dalam akhlak.
Dengan terselenggaranya peringatan Isra’ Mi’raj ini, MAN 2 Bantul berharap nilai-nilai spiritual Islam dapat terus membumi dan terimplementasi nyata dalam perilaku murid, sehingga terwujud insan madrasah yang beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah.






