Bantul, 2 Oktober 2025 — MAN 2 Bantul mendapat kunjungan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan dalam bidang kearsipan dan ketatausahaan, guna memperkuat sistem administrasi madrasah agar lebih tertib, efisien, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tim Monev dari Ditjen Pendis dipimpin oleh Chika Fauziyah, dengan ditemani Afif Alfain dan Fahdiar Riski dari Jakarta Pusat. Kedatangan mereka disambut dengan hangat oleh Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, bersama staf tata usaha MAN 2 Bantul.
Dalam sambutannya, Nur Hasanah Rahmawati menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Ditjen Pendis terhadap pengelolaan administrasi madrasah. Beliau menekankan pentingnya kegiatan pendampingan ini sebagai upaya peningkatan kapasitas dan profesionalisme tenaga kependidikan, khususnya dalam bidang tata kelola arsip dan administrasi madrasah.
Sementara itu, Chika Fauziyah selaku ketua tim menyampaikan bahwa pengelolaan arsip yang baik merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Ia juga menyoroti tentang penggunaan aplikasi “Srikandi” (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) yang belum optimal di beberapa satuan kerja, termasuk di lingkungan madrasah.
“Kami mendorong agar setiap madrasah mulai memanfaatkan aplikasi Srikandi secara maksimal. Aplikasi ini sangat membantu dalam pengelolaan dokumen secara digital, sehingga arsip lebih tertata, aman, dan mudah diakses saat dibutuhkan,” ujar Chika Fauziyah dalam arahannya.
Kegiatan pendampingan berlangsung dengan suasana interaktif, di mana tim Ditjen Pendis memberikan bimbingan teknis serta melakukan peninjauan langsung terhadap sistem kearsipan dan ketatausahaan di MAN 2 Bantul. Selain itu, dilakukan pula diskusi dan tanya jawab mengenai kendala yang dihadapi serta solusi praktis untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan dokumen dan surat-menyurat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan MAN 2 Bantul dapat terus memperkuat sistem administrasi yang akuntabel dan profesional, sejalan dengan visinya sebagai “Madrasah Technopreneur Terampil Berkarakter”.
Kunjungan diakhiri dengan sesi foto bersama antara tim Ditjen Pendis, Kepala Madrasah beserta tenaga kependidikan sebagai bentuk sinergi dan komitmen dalam meningkatkan tata kelola madrasah yang unggul dan berintegritas.






