TELIKSANDI
NEWS TICKER

Perkuat Profesionalisme, Guru Kimia MAN 2 Bantul Hadiri Penyusunan Program MGMP Kimia MA DIY Tahun 2026

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:37 pm
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 136

BANTUL (DIY) — Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan sains dan mempererat ukhuwah antar-pendidik di lingkungan Madrasah Aliyah, guru Kimia MAN 2 Bantul menghadiri pertemuan strategis Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia MA Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan yang berfokus pada penyusunan program kerja tahun 2026 ini dilaksanakan di Aula MAN 1 Bantul, Kamis (29/01/2026).

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang krusial untuk memastikan arah pengembangan kurikulum dan kompetensi guru kimia di DIY tetap sejalan dengan perkembangan zaman. Pertemuan dipimpin langsung oleh Ketua II MGMP Kimia MA DIY, Merry Nirwana Rini, S.Pd., M.Pd., serta dihadiri oleh perwakilan guru kimia dari seluruh kabupaten dan kota di wilayah DIY.

Dalam pengarahannya, Merry Nirwana Rini menekankan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun penguatan literasi digital dan penguasaan teknologi laboratorium bagi para guru. “Program yang kita susun hari ini bukan sekadar rutinitas, melainkan peta jalan (roadmap) untuk mencetak siswa madrasah yang unggul dalam bidang sains di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.

Agenda Strategis 2026

Penyusunan program kerja ini mencakup beberapa poin strategis, di antaranya:

  1. Sinkronisasi Kurikulum berbasis cinta : Penyesuaian materi ajar dengan standar terbaru dan integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran kimia.
  2. Peningkatan Kompetensi Pedagogik: Perencanaan workshop penulisan karya ilmiah dan publikasi jurnal bagi para guru.
  3. Optimalisasi Praktikum: Pengembangan modul praktikum kimia berbasis bahan alam lokal yang mudah ditemukan di lingkungan madrasah.
  4. Persiapan Kompetisi: Strategi pembimbingan intensif untuk menghadapi Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan olimpiade sains lainnya.

Kontribusi MAN 2 Bantul

Guru Kimia dari MAN 2 Bantul menyambut baik agenda ini. Keterlibatan aktif dalam MGMP tingkat provinsi dipandang sebagai langkah vital untuk membawa inovasi kembali ke madrasah asal. Dengan adanya program yang terstruktur, guru dapat memetakan kebutuhan siswa secara lebih presisi, baik dari segi akademik maupun ketersediaan sarana pendukung laboratorium.

“Kami berkomitmen untuk mengimplementasikan hasil rumusan program ini di MAN 2 Bantul. Sinergi antar-guru di DIY sangat membantu kami dalam memecahkan berbagai tantangan pembelajaran di kelas,” ujar salah satu perwakilan guru MAN 2 Bantul di sela-sela diskusi kelompok.

Acara yang berlangsung dengan khidmat ini ditutup dengan penetapan jadwal kegiatan berkala untuk setahun ke depan. Diharapkan, melalui koordinasi yang solid di bawah payung MGMP Kimia MA DIY, mutu pendidikan madrasah di Daerah Istimewa Yogyakarta akan semakin kompetitif dan mampu menjawab tantangan industri di masa depan. (Humas/M2B)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID