TELIKSANDI
NEWS TICKER

Tiga Hari Mengabdi di Bulan Suci, OSIS dan ROHIS MAN 2 Bantul Perkuat Pembinaan TPA di Karangjati

Senin, 30 Maret 2026 | 10:11 am
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 48

Bantul — Komitmen penguatan karakter dan kepedulian sosial kembali diwujudkan oleh MAN 2 Bantul melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) bersama Rohani Islam (ROHIS). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Ahad, 8 Maret 2026 hingga Selasa, 10 Maret 2026, dengan lokasi pelaksanaan di Masjid Baiturrahman Karangjati, Tamantirto.

Program pengabdian tersebut difokuskan pada partisipasi aktif dalam kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) serta dukungan terhadap penyelenggaraan pengajian dan buka bersama di lingkungan masjid. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan yang secara konsisten dikembangkan di lingkungan madrasah.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta didik yang tergabung dalam OSIS dan ROHIS terlibat langsung dalam berbagai aktivitas pembinaan keagamaan bagi anak-anak TPA. Kegiatan yang dilakukan meliputi bimbingan membaca Al-Qur’an, pembelajaran dasar-dasar ibadah, serta penanaman nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan yang digunakan bersifat komunikatif dan edukatif, sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi peserta didik TPA.

Kehadiran peserta didik MAN 2 Bantul dalam kegiatan tersebut memberikan warna tersendiri bagi proses pembelajaran di TPA. Interaksi yang terjalin tidak hanya bersifat instruksional, tetapi juga membangun kedekatan emosional yang memperkuat proses pembinaan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat dapat menjadi sarana efektif dalam membangun hubungan harmonis antara madrasah dan masyarakat.

Selain kegiatan pembelajaran TPA, peserta juga berperan aktif dalam membantu penyelenggaraan pengajian yang dilaksanakan di Masjid Baiturrahman. Dukungan yang diberikan meliputi persiapan tempat, pengaturan teknis kegiatan, hingga keterlibatan dalam pelaksanaan acara. Keterlibatan tersebut mencerminkan semangat gotong royong serta kesiapan peserta didik dalam berkontribusi terhadap kegiatan keagamaan di masyarakat.

Kegiatan buka bersama juga menjadi bagian dari rangkaian pengabdian yang dilaksanakan. Dalam kegiatan ini, peserta didik turut membantu proses persiapan hingga distribusi konsumsi bagi jamaah. Momentum buka bersama dimanfaatkan sebagai sarana mempererat kebersamaan serta memperkuat nilai-nilai ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.

Kepala MAN 2 Bantul, Hj. Nur Hasanah Rahmawati, S. Ag., M.M., menegaskan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat merupakan bagian integral dari proses pendidikan di madrasah. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik dalam mengaplikasikan nilai-nilai yang telah dipelajari di lingkungan sekolah.

Penekanan diberikan pada pentingnya keseimbangan antara pencapaian akademik dan pembentukan karakter. Kegiatan pengabdian seperti ini dinilai mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian sosial, serta kemampuan berinteraksi dengan masyarakat secara langsung. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman yang membentuk kepribadian.

Pelaksanaan kegiatan ini juga mencerminkan sinergi yang baik antara madrasah dan masyarakat. Masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan menjadi ruang kolaborasi yang efektif dalam mendukung pembinaan generasi muda. Kehadiran peserta didik MAN 2 Bantul di tengah masyarakat memberikan kontribusi positif sekaligus memperkuat citra madrasah sebagai lembaga pendidikan yang peduli terhadap lingkungan sosial.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian aktivitas berjalan dengan lancar dan tertib. Koordinasi antara panitia, pengurus masjid, serta peserta didik menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan program. Setiap kegiatan dirancang secara sistematis dengan memperhatikan kebutuhan dan kondisi lingkungan setempat.

Kegiatan pengabdian ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik. Interaksi dengan anak-anak TPA serta masyarakat sekitar memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya peran sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran tersebut.

Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi peserta didik. Pengalaman yang diperoleh selama kegiatan menjadi bekal penting dalam membentuk karakter yang lebih matang. Kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, serta beradaptasi dengan lingkungan menjadi kompetensi yang berkembang melalui kegiatan ini.

Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh OSIS dan ROHIS MAN 2 Bantul merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengembangkan pendidikan berbasis nilai. Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk mengimplementasikan berbagai kegiatan yang mengandung nilai-nilai keagamaan dan sosial secara langsung.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan dengan cakupan yang lebih luas dan program yang lebih variatif. Penguatan peran peserta didik dalam kegiatan sosial menjadi salah satu strategi dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.

Melalui kegiatan ini, MAN 2 Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang holistik dan berorientasi pada pembentukan karakter. Pengabdian masyarakat tidak hanya menjadi kegiatan tambahan, tetapi menjadi bagian penting dalam proses pendidikan yang menyeluruh.

Dengan berakhirnya kegiatan pengabdian selama tiga hari tersebut, nilai-nilai yang telah ditanamkan diharapkan dapat terus terinternalisasi dalam kehidupan peserta didik. Semangat berbagi, kepedulian, serta tanggung jawab sosial menjadi fondasi dalam membangun generasi yang berintegritas dan berdaya saing.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di MAN 2 Bantul tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam membangun kehidupan yang lebih baik. (Edi Susanto)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID