TELIKSANDI
NEWS TICKER

Sekdes Desa Cilongok Haji Samsudin Pimpin Tasyakuran Rampungnya Pembangunan Jembatan Kalierang

Selasa, 9 Juni 2026 | 8:48 pm
Reporter:
Posted by: khusus redaksi
Dibaca: 29

TEGAL, Teliksandi.id – Warga dari tiga desa, yakni Desa Cilongok, Desa Karangjambu, dan Desa Tembongwah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, menggelar istighosah dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan Jembatan Kalierang, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tasyakuran yang berlangsung di sekitar area jembatan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Cilongok, Haji Samsudin, dan dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, serta ratusan warga dari ketiga desa yang selama ini merasakan langsung manfaat pembangunan jembatan tersebut.

Dalam suasana penuh khidmat, warga bersama-sama memanjatkan doa dan lantunan selawat sebagai ungkapan rasa syukur atas rampungnya pembangunan infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat.

Kepala Desa Cilongok, Bambang Sutriono, S.Pd., dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kabupaten Tegal agar ruas jalan menuju Desa Cilongok yang berstatus sebagai jalan kabupaten dapat segera dilakukan pelebaran.

Menurutnya, keberadaan jalan tersebut memiliki peran strategis sebagai akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun sosial kemasyarakatan.

“Kami berharap setelah pembangunan Jembatan Kalierang selesai, pemerintah daerah dapat melanjutkan peningkatan infrastruktur jalan menuju Desa Cilongok agar akses masyarakat menjadi lebih aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga berharap akses jalan yang terhubung langsung dengan Jembatan Kalierang dapat segera dibuka untuk kendaraan. Selama lebih dari dua tahun terakhir, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif melalui Gunung Anjing-Batunyana yang memiliki jarak tempuh lebih jauh.

Kondisi tersebut tidak hanya menambah waktu perjalanan, tetapi juga meningkatkan biaya transportasi. Warga mengaku harus mengeluarkan tambahan bahan bakar sekitar satu liter untuk setiap perjalanan menggunakan sepeda motor akibat harus memutar melalui jalur alternatif tersebut.

Menariknya, kegiatan tasyakuran ini awalnya tidak direncanakan secara resmi. Acara tersebut lahir dari aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada Pemerintah Desa Cilongok. Berkat dukungan dan kebersamaan warga, kegiatan syukuran akhirnya dapat terlaksana sebagai bentuk ungkapan kebahagiaan atas selesainya pembangunan jembatan yang selama ini menjadi harapan masyarakat.

Antusiasme warga terlihat dari tingginya partisipasi masyarakat yang hadir mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari istighosah, doa bersama, hingga pembacaan shalawat. Kehadiran warga dari berbagai kalangan menjadi bukti bahwa Jembatan Kalierang memiliki arti penting bagi kehidupan masyarakat di wilayah tersebut.

Dengan selesainya pembangunan Jembatan Kalierang, masyarakat berharap akses transportasi antarwilayah semakin lancar, mobilitas warga meningkat, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat hubungan sosial antar desa di Kecamatan Bojong.

Penulis: Wakhyudin

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID