Bantul – Persiapan pelaksanaan Purna Siswa Kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 di MAN 2 Bantul memasuki tahap akhir melalui kegiatan gladi bersih yang dilaksanakan pada Senin, 11 Mei 2026. Seluruh wisudawan dan wisudawati kelas XII mengikuti rangkaian latihan menyeluruh sebagai bentuk pemantapan teknis menjelang prosesi purna siswa yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung dengan tertib di lingkungan madrasah.
Gladi bersih menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian acara purna siswa berjalan lancar. Kegiatan tersebut diikuti seluruh peserta didik kelas XII yang akan mengikuti prosesi kelulusan. Setiap peserta menjalani simulasi tahapan acara secara lengkap, mulai dari formasi kirab, tata urut memasuki area prosesi, tata cara penyematan samir, hingga penempatan dalam sesi acara inti. Kehadiran seluruh siswa kelas XII menunjukkan kesiapan penuh menjelang momentum puncak akhir masa belajar di madrasah.
Suasana di lingkungan madrasah tampak semarak sejak pagi. Para siswa hadir dengan antusias untuk mengikuti pengarahan dan pembagian teknis kegiatan. Koordinasi berlangsung terstruktur agar seluruh rangkaian prosesi dapat dipahami secara menyeluruh. Gladi bersih tidak hanya berfungsi sebagai simulasi teknis, tetapi juga menjadi sarana membangun kesiapan mental seluruh peserta menjelang acara resmi.
Kepala MAN 2 Bantul, Hj Nur Hasanah Rahmawati, S. Ag., M.M., menegaskan bahwa purna siswa merupakan momentum penting yang menandai berakhirnya proses pendidikan formal di jenjang madrasah aliyah. Oleh karena itu, setiap tahapan persiapan perlu dilaksanakan dengan matang agar acara berjalan khidmat, tertib, dan berkesan bagi seluruh peserta didik maupun keluarga.
Pelaksanaan gladi bersih dipimpin oleh ketua panitia, Maria Dewi. Selama kegiatan berlangsung, koordinasi teknis dilakukan secara menyeluruh agar seluruh unsur acara dapat berjalan sesuai susunan yang telah dirancang. Peran ketua panitia menjadi sentral dalam memastikan kesiapan setiap seksi, mulai dari prosesi inti hingga pentas seni pendukung.
Seksi acara yang dikoordinasikan oleh Yanuanita Widiyaningrum, S.Pd, M.Pd berfokus pada pengaturan jalannya seluruh susunan acara resmi. Pengarahan diberikan kepada peserta didik terkait urutan prosesi, tata cara memasuki area acara, posisi saat pembukaan, hingga transisi antar sesi. Gladi bersih dilakukan berulang pada beberapa bagian agar tidak terjadi kesalahan saat pelaksanaan resmi.
Selain prosesi inti, koordinasi juga mencakup penampilan seni yang menjadi bagian penting dalam purna siswa. Seksi pentas seni yang dipimpin Edi Susanto, S.H., Gr. mengarahkan para pengisi acara agar seluruh penampilan dapat berjalan sesuai waktu yang telah ditetapkan. Kesiapan penampilan seni dipastikan melalui simulasi panggung, pengecekan urutan tampil, serta sinkronisasi dengan operator audio.
Gladi bersih dimulai dengan simulasi kirab wisudawan dan wisudawati. Para siswa diarahkan untuk berjalan sesuai formasi yang akan diterapkan pada hari purna. Prosesi kirab menjadi salah satu momen utama dalam acara karena menandai simbol perjalanan pendidikan yang telah ditempuh selama tiga tahun. Setiap peserta dilatih menjaga kerapian barisan, keseragaman langkah, dan ketepatan posisi.
Setelah kirab, simulasi berlanjut pada acara inti. Pembawa acara memandu jalannya tahapan mulai dari pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan, pembacaan Kalam Ilahi, hingga prosesi wisuda. Para siswa diberi arahan terkait kapan harus berdiri, berjalan menuju panggung, menerima samir, serta kembali ke tempat duduk. Pengulangan dilakukan untuk memastikan tidak ada hambatan teknis saat acara resmi berlangsung.
Bagian paling krusial dalam gladi bersih adalah simulasi prosesi penyematan samir. Setiap siswa dipanggil sesuai urutan yang telah disusun panitia. Simulasi tersebut penting agar alur acara berlangsung efisien dan tidak memakan waktu berlebih saat hari pelaksanaan. Selain itu, penataan tempat duduk, jalur keluar masuk panggung, dan posisi dokumentasi juga menjadi perhatian selama latihan.
Kegiatan gladi bersih juga mencerminkan kerja sama yang solid antara panitia, guru, serta peserta didik. Setiap seksi menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing. Pengaturan teknis yang rinci menunjukkan keseriusan madrasah dalam menyiapkan acara purna siswa sebagai momen istimewa bagi lulusan. Seluruh rangkaian dipersiapkan agar acara tidak hanya berjalan tertib, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam.
Bagi para wisudawan dan wisudawati, gladi bersih menjadi pengalaman emosional tersendiri. Momen tersebut menjadi salah satu tanda bahwa masa belajar di MAN 2 Bantul telah mencapai penghujung. Kebersamaan selama latihan menghadirkan suasana haru, sebab purna siswa akan menjadi pertemuan terakhir dalam format resmi sebagai peserta didik kelas XII. Banyak peserta tampak serius mengikuti arahan, namun tetap menyimpan semangat dan antusiasme.
Gladi bersih yang dilaksanakan pada 11 Mei 2026 sekaligus menjadi bentuk evaluasi akhir seluruh persiapan panitia. Setiap kekurangan yang ditemukan selama simulasi segera dibahas untuk diperbaiki sebelum hari pelaksanaan. Hal ini penting agar purna siswa pada 12 Mei 2026 dapat berlangsung tanpa kendala berarti. Perencanaan yang matang menjadi kunci utama keberhasilan acara berskala besar tersebut.
Purna Siswa Kelas XII MAN 2 Bantul Tahun Ajaran 2025/2026 menjadi momentum bersejarah bagi lulusan. Acara tersebut tidak sekadar seremoni kelulusan, melainkan simbol penghargaan atas perjuangan akademik, karakter, dan prestasi yang telah ditempuh selama belajar di madrasah. Gladi bersih menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh prosesi berlangsung dengan khidmat dan tertib.
Melalui persiapan yang matang, MAN 2 Bantul menunjukkan komitmen dalam menyelenggarakan purna siswa secara profesional. Sinergi antara panitia, guru, peserta didik, dan seluruh unsur pendukung mencerminkan budaya kerja sama yang kuat di lingkungan madrasah. Momentum gladi bersih pada Senin, 11 Mei 2026, menjadi penanda kesiapan seluruh wisudawan dan wisudawati untuk menapaki tahapan akhir perjalanan pendidikan di bangku madrasah.
Dengan dipimpin oleh Maria Dewi serta koordinasi dari Yanuanita Widiyaningrum, S.Pd, M.Pd dan Edi Susanto, S.H., Gr., gladi bersih berlangsung lancar dan penuh semangat. Kegiatan tersebut menjadi pondasi penting menuju pelaksanaan purna siswa yang diharapkan berjalan sukses, khidmat, dan menjadi kenangan berharga bagi seluruh lulusan Tahun Ajaran 2025/2026.(Edi Susanto)






