Bantul (MAN 2 Bantul) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Bantul menggelar kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di MAN 2 Bantul pada Senin (18/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Masjid At-Ta’awun MAN 2 Bantul ini bertujuan membekali generasi muda agar terhindar dari pernikahan dini dan kenakalan remaja.
Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala KUA Kapanewon Bantul serta Wahyu Sinangsih sebagai pemateri utama. Dalam penyampaiannya, Wahyu Sinangsih menegaskan bahwa masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan perencanaan masa depan. Oleh karena itu, pemahaman mengenai Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) perlu dikenalkan sejak dini kepada para pelajar.
“Remaja saat ini harus memiliki perencanaan hidup yang matang. Fokus belajar, meraih cita-cita, serta mempersiapkan mental dan fisik sebelum memasuki jenjang pernikahan. Pernikahan dini perlu dicegah karena berdampak pada kesiapan psikologis, kesehatan reproduksi, hingga kondisi ekonomi,” ujarnya.
Selain membahas dampak pernikahan dini, para siswa juga mendapatkan materi tentang pengelolaan emosi, upaya membentengi diri dari pergaulan bebas, serta pentingnya memilih lingkungan pertemanan yang positif.
Pihak MAN 2 Bantul menyambut baik kegiatan tersebut. Kepala Kesiswaan MAN 2 Bantul, Is Dwiyanti, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KUA Kapanewon Bantul atas kepeduliannya terhadap pembinaan karakter remaja. Menurutnya, kegiatan BRUS sangat membantu madrasah dalam mendampingi siswa agar memiliki pemahaman dan sikap yang positif dalam menjalani masa remaja.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar pergaulan sehat di era digital serta cara menghadapi tekanan sosial dari lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan BRUS ini, KUA Kapanewon Bantul berharap siswa MAN 2 Bantul dapat tumbuh menjadi remaja yang kreatif, sehat, berakhlak mulia, serta mampu menjadi agen edukasi bagi teman sebaya di lingkungan masing-masing.
Kontributor: Marjiyah






