TELIKSANDI
NEWS TICKER

Belajar Kewirausahaan Langsung dari Petani

Rabu, 3 September 2025 | 10:18 am
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 135

Bantul – Tim Manajemen MAN 2 Bantul kembali mendapatkan pengalaman berharga dalam membekali siswa pada pembelajaran keterampilan kewirausahaan dengan belajar langsung dari petani bawang merah di daerah Sanden, Bantul, Senin (1/9/2025) Kegiatan ini didampingi oleh Koordinator Keterampilan, Nurhayati, S.Pd., yang mengarahkan wawancara sekaligus survey lapangan di lokasi, yaitu usaha bawang merah milik Suryono, petani berpengalaman di daerah Sanden.  

Dalam kesempatan tersebut, Suryono menjelaskan bahwa merawat bawang merah membutuhkan ketelatenan dan perhatian khusus. Menurutnya, tanaman bawang harus mendapat pengobatan rutin agar terhindar dari hama dan penyakit. Ia juga memaparkan secara detail tahapan penanaman mulai dari persiapan lahan, penanaman bibit, perawatan, hingga proses panen yang membutuhkan kesabaran.

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, SAg, MM., turut memberikan pertanyaan seputar proses pasca panen, khususnya mengenai alasan daun bawang tidak dijual terpisah. Suryono menegaskan bahwa daun bawang pada jenis tanaman tersebut sudah tidak layak konsumsi karena mengandung sisa zat kimia dari penyemprotan. Oleh karena itu, daun bawang ikut dijemur bersama bawangnya agar lebih mudah kering dan tidak terbuang begitu saja dan nantinya bisa menjadi pupuk. 

Pengalaman langsung ini menjadi inspirasi bagi MAN 2 Bantul yang memiliki lahan kebun madrasah. Nurhayati, selaku koordinator keterampilan, menyampaikan bahwa pihaknya akan mencoba menanam bawang merah dengan sistem polybag di lingkungan madrasah secara organik, sehingga daun bawangnya bisa dikonsumsi. “Pembelajaran seperti ini sangat penting sebagai bekal anak-anak dalam berwirausaha. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung dari ahlinya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan memiliki wawasan baru mengenai dunia pertanian sekaligus menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini. Selain itu, kebun madrasah dapat menjadi laboratorium hidup yang mendukung pembelajaran keterampilan secara nyata dan berkelanjutan. (nhr)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID