TELIKSANDI
NEWS TICKER

Kunjungan Pendahuluan Tim Adiwiyata MAN 2 Bantul ke SMA N 2 Bantul Perkuat Arah Pengembangan Sekolah Berbudaya Lingkungan

Kamis, 11 Desember 2025 | 1:36 pm
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 72

Bantul, 8 Desember 2025 – Kegiatan penguatan program Adiwiyata kembali digelorakan melalui rangkaian studi banding antarsekolah yang berkomitmen pada pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Senin, 8 Desember 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, Tim Adiwiyata MAN 2 Bantul melaksanakan kunjungan pendahuluan ke SMA Negeri 2 Bantul sebagai bagian dari proses benchmarking terhadap pelaksanaan program Adiwiyata tingkat kabupaten dan provinsi. Kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam upaya mengembangkan strategi, inovasi, serta praktik terbaik terkait pengelolaan lingkungan hidup di lingkungan satuan pendidikan.

Kunjungan ini berlangsung sebagai tindak lanjut dari penguatan internal yang selama ini dilakukan oleh Tim Adiwiyata MAN 2 Bantul di bawah arahan kepala madrasah, Hj. Nur Hasanah Rahmawati, S.Ag., M.M. Penguatan tersebut menekankan pentingnya pengamatan langsung terhadap praktik pengelolaan lingkungan pada satuan pendidikan yang telah berhasil mengembangkan budaya berwawasan ekologi dan terintegrasi dalam tata kelola sekolah.

Setibanya di SMA Negeri 2 Bantul, rombongan diterima secara resmi oleh Kepala SMA Negeri 2 Bantul, Isti Fatimah, M.Pd., bersama jajaran pimpinan sekolah yang mendampingi, yaitu Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Suwartini, M.Pd., serta Wakil Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Rahmat Budiyanto, S.Pd. Penerimaan tersebut menandai dimulainya sesi dialog awal mengenai sistem pengelolaan lingkungan di SMA Negeri 2 Bantul yang selama ini dikenal aktif dalam pengembangan program sekolah ramah lingkungan.

Dari pihak MAN 2 Bantul, kunjungan dipimpin Ketua Tim Adiwiyata, Saryanto, S.Pd., yang hadir bersama Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Is Dwiyanti, S.Pd. Selain kedua unsur pimpinan tersebut, hadir pula anggota tim yang selama ini menangani program secara teknis, di antaranya R. Hardi Santoso, S.Pd., selaku Wakil Kepala Bidang Sarana dan Prasarana; Nasirudin, S.A., Ketua Kelompok Kerja 5 Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Peternakan dan Perikanan Berkelanjutan; Puji Lestari, S.Pd., anggota Kelompok Kerja 2 yang bertugas pada bidang Inovasi dan Pembiasaan Berbudaya Lingkungan; Edi Susanto, SH., Gr., selaku Sekretaris 1 Tim Adiwiyata; serta Muhammad Nurul Huda, anggota Kelompok Kerja 4 bidang Manajemen Limbah Berkelanjutan yang meliputi konsep Reduce, Reuse, dan Recycle.

Sesi awal pertemuan difokuskan pada paparan umum mengenai arah kebijakan dan kerangka kerja Adiwiyata yang diterapkan di SMA Negeri 2 Bantul. Fokus pembahasan meliputi strategi perencanaan berbasis lingkungan, integrasi materi lingkungan dalam kurikulum, pengembangan budaya peduli lingkungan di seluruh elemen sekolah, serta tata kelola sarana prasarana yang didedikasikan bagi pengurangan risiko pencemaran. Model implementasi tersebut dipaparkan melalui uraian terstruktur oleh tim tuan rumah dengan penekanan pada praktik-praktik yang telah teruji dalam meningkatkan partisipasi warga sekolah serta menghasilkan lingkungan belajar yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Rombongan MAN 2 Bantul kemudian melakukan pengamatan langsung terhadap titik-titik strategis pengelolaan lingkungan di SMA Negeri 2 Bantul. Pengamatan ini mencakup area penghijauan, ruang inovasi lingkungan, sistem pengelolaan sampah terpilah, desain taman edukatif, fasilitas hidroponik, serta unit-unit sarana lain yang dikembangkan untuk menunjang pembelajaran berbasis lingkungan. Informasi rinci mengenai setiap titik pengelolaan diberikan oleh jajaran pendamping sekolah sehingga rombongan dapat memperoleh gambaran menyeluruh tentang implementasi program dalam keseharian.

Diskusi lanjutan dilakukan dalam format sesi tanya jawab antara kedua tim. Dalam sesi ini, Tim Adiwiyata MAN 2 Bantul menggali lebih dalam mengenai mekanisme pembentukan kelompok kerja, pembagian tugas teknis, sistem evaluasi internal, pelibatan komunitas sekolah, serta manajemen pendanaan dalam mendukung kegiatan lingkungan. Pertanyaan juga diarahkan pada strategi sekolah dalam mempertahankan keberlanjutan program serta menghadapi tantangan seperti fluktuasi partisipasi peserta didik, kebutuhan perawatan sarana, dan kesinambungan inovasi.

Respons SMA Negeri 2 Bantul menunjukkan bahwa keberhasilan program tidak hanya bertumpu pada ketersediaan sarana prasarana, tetapi juga pada konsistensi budaya organisasi yang mendukung setiap gerakan lingkungan. Hal tersebut meliputi komitmen pimpinan, kesinambungan program lintas generasi peserta didik, serta penguatan kerja sama dengan pihak eksternal. Penjelasan tersebut memberikan referensi penting bagi MAN 2 Bantul dalam merumuskan strategi penguatan program Adiwiyata sesuai konteks madrasah.

Seusai sesi diskusi, kedua pihak menyampaikan harapan bahwa kunjungan pendahuluan ini menjadi pintu awal kerja sama yang lebih sistematis dalam pengembangan sekolah berbudaya lingkungan. MAN 2 Bantul menempatkan hasil kunjungan ini sebagai bagian dari peta jalan pengembangan program Adiwiyata yang ditujukan untuk memperkuat kualitas pengelolaan lingkungan sekaligus meningkatkan pembiasaan perilaku peduli lingkungan di seluruh warga madrasah.

Dokumentasi kegiatan dilakukan secara terstruktur untuk kebutuhan laporan program dan sebagai bahan refleksi bagi Tim Adiwiyata MAN 2 Bantul. Seluruh rangkaian kunjungan ditutup dengan penyerahan cinderamata simbolis sebagai bentuk apresiasi terhadap keterbukaan SMA Negeri 2 Bantul dalam berbagi praktik terbaik.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen MAN 2 Bantul dalam memperluas wawasan dan meningkatkan kualitas implementasi program lingkungan berkelanjutan. Melalui penguatan jejaring dan pertukaran praktik baik antarsekolah, program Adiwiyata diharapkan semakin memberikan dampak nyata dalam menumbuhkan generasi yang lebih peduli, berpengetahuan, dan bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan hidup. (Edi Susanto)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID