Bantul — Suasana Classmeeting MAN 2 Bantul kembali pecah oleh keriuhan dan sorak sorai siswa. Salah satu cabang olahraga yang paling menyedot perhatian tahun ini adalah bulu tangkis, yang digelar di GOR Kalurahan Sabdodadi — masih satu kawasan dengan madrasah — pada Senin hingga Rabu, 8–10 Desember 2025.
Sejak pagi, para atlet dari berbagai kelas tampak bersemangat melakukan pemanasan. Mereka saling berdiskusi dan menyusun strategi demi tampil maksimal di lapangan. Antusiasme peserta dan pendukung langsung terasa begitu pertandingan dimulai.
Cabang bulu tangkis memang menjadi salah satu favorit karena memadukan ketangkasan, teknik, kecepatan, dan sportivitas. Tahun ini pertandingan dilaksanakan dengan kategori ganda putra, yang membuat permainan semakin dinamis. Sejak babak penyisihan, para pemain menunjukkan permainan agresif dan terukur. Reli panjang, smes keras, serta permainan net yang cermat berkali-kali membuat penonton bersorak memenuhi arena.
Guru olahraga sekaligus panitia classmeeting, Arif Setiawan, menyampaikan bahwa bulu tangkis dipilih kembali sebagai cabang unggulan karena mampu menumbuhkan semangat kompetitif yang sehat.
“Anak-anak sangat antusias. Selain menampilkan bakat mereka, kegiatan ini melatih mereka bersikap sportif—menang disyukuri, kalah pun diterima dengan lapang dada,” ujarnya.
Selama pertandingan berlangsung, panitia memastikan semua berjalan tertib. Wasit dari kalangan guru olahraga memberikan penilaian objektif sehingga kompetisi berjalan adil dan kondusif. Beberapa laga sengit, terutama di babak semifinal, menjadi pusat perhatian penonton. Dua kelas unggulan saling beradu teknik dan strategi, membuat penonton enggan meninggalkan tribun.
Salah satu peserta, Dimas dari kelas XI, mengaku sangat menikmati pertandingan tahun ini.
“Classmeeting selalu jadi momen yang saya tunggu. Seru banget bisa tanding sambil disemangati teman-teman. Yang penting tetap menjunjung sportivitas,” ujarnya dengan semangat.
Selain menjadi ajang adu kemampuan, pertandingan bulu tangkis juga mempererat kebersamaan antar kelas. Yel-yel dukungan, tepuk tangan meriah, hingga momen kebersamaan seusai pertandingan menjadikan atmosfer classmeeting tahun ini terasa lebih hidup.
Pada akhir kompetisi, pasangan ganda putra dari kelas XII D, yaitu Rendika dan Resky, berhasil tampil sebagai juara setelah melalui pertandingan yang menegangkan. Keduanya mengaku bangga dapat memberikan prestasi terbaik bagi kelas mereka.
Dengan keseruan yang tercipta sepanjang pertandingan, Classmeeting MAN 2 Bantul tahun ini kembali sukses menjadi wadah kreativitas, sportivitas, dan pengembangan minat bakat siswa. Madrasah berharap kegiatan seperti ini terus menjadi tradisi positif yang menumbuhkan karakter disiplin, kerja sama, dan semangat berprestasi bagi seluruh peserta didik.






