Bantul —MAN 2 Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya literasi yang kuat melalui program “Madrasah Literate”. Tahun ini, madrasah mengembangkan fokus baru berupa “penebalan pembelajaran Arabic “ sebagai upaya memperkuat karakter peserta didik sekaligus meningkatkan kemampuan bahasa sebagai modal utama dalam memahami literatur keislaman.
Program penebalan Arabic ini dilaksanakan secara terintegrasi di berbagai kegiatan pembelajaran maupun program nonkelas. Tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Arab, kegiatan ini juga diarahkan untuk membentuk nilai-nilai karakter seperti kedisiplinan, rasa ingin tahu, dan kecintaan pada literatur keagamaan.
Kepala MAN 2 Bantul, Nur Khasaanah Rahmawati S.Ag.,MM., menyampaikan bahwa penguatan literasi Arabic menjadi bagian penting dalam upaya menyiapkan generasi madrasah yang berpengetahuan, berakhlak, dan adaptif. “Bahasa Arab adalah pintu gerbang ilmu. Dengan memperkuat literasi Arab, kita tidak hanya meningkatkan kompetensi bahasa, tetapi juga karakter dan identitas pelajar madrasah,” ujarnya.
Siswa MAN 2 Bantul terlihat antusias mengikuti program ini. Mereka mengaku kegiatan tersebut membantu memahami materi keislaman dengan lebih mudah serta meningkatkan rasa percaya diri dalam menggunakan bahasa Arab sehari-hari.
Program Madrasah Literate ini sejalan dengan visi madrasah untuk mencetak pelajar yang unggul dalam literasi, berwawasan global, serta memiliki karakter kuat sesuai nilai-nilai Islam. Dengan penguatan literasi Arabic, MAN 2 Bantul berharap dapat terus menjadi madrasah rujukan dalam praktik literasi dan karakter di Kabupaten Bantul.
Kontributo : Marjiyah






