Bantul – Dalam rangka menjaring pemimpin muda yang tangguh, cakap, dan berintegritas tinggi, MAN 2 Bantul menggelar kegiatan Fit and Proper Test untuk calon Ketua OSIS masa bakti 2025/2026. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Jumat, 1 Agustus 2025 dan bertempat di ruang rapat madrasah dengan suasana formal namun tetap edukatif dan konstruktif.
Sebanyak 7 peserta mengikuti tahap seleksi akhir ini setelah melalui proses administrasi dan seleksi awal oleh panitia pembina OSIS. Mereka adalah siswa-siswa terpilih yang telah menunjukkan minat kuat dalam dunia organisasi, serta memiliki rekam jejak kepemimpinan di lingkungan madrasah. Fit and Proper Test ini menghadirkan 5 orang penguji lintas bidang yang bertugas menilai kemampuan para calon ketua OSIS secara menyeluruh dari berbagai aspek penting. Aspek yang diuji mencakup:
Kompetensi Kepemimpinan – untuk melihat kapasitas manajerial, kemampuan mengambil keputusan, dan visi misi kepemimpinan mereka ke depan.
Kemampuan Linguistik – untuk menilai kefasihan dalam berkomunikasi, baik secara verbal maupun tertulis, sebagai indikator kemampuan menyampaikan ide dan menginspirasi.
Adab dan Perilaku Sosial – guna mengetahui integritas pribadi, etika pergaulan, serta sikap dalam berinteraksi di lingkungan sekolah.
Literasi Al-Qur’an dan Pengetahuan Agama Islam – sebagai bentuk penekanan karakter Islami dan akhlakul karimah yang harus dimiliki setiap pemimpin OSIS di madrasah.
Kompetensi Ekonomi dan Pengelolaan Anggaran – untuk mengukur pemahaman mereka terhadap tata kelola keuangan OSIS secara sederhana namun bertanggung jawab.
Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemilihan ketua OSIS bukan hanya sebatas ajang pemilu biasa, tetapi adalah proses pembelajaran kepemimpinan yang mendalam dan menyeluruh. “Kami ingin membentuk pemimpin pelajar yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga kuat akhlaknya, tangguh berpikirnya, dan siap membawa OSIS lebih berdampak,” ujarnya. Para peserta tampil satu per satu untuk memaparkan visi-misi, menjawab pertanyaan penguji, serta diberikan studi kasus untuk dianalisis dan diberikan solusi. Salah satu pertanyaan yang dilontarkan dalam sesi wawancara adalah bagaimana calon ketua akan menangani konflik internal organisasi, atau bagaimana menyusun kegiatan OSIS yang seimbang antara kebutuhan siswa dan aturan sekolah.
Tim penguji berasal dari unsur guru senior, pembina OSIS, guru mapel PAI dan Ekonomi, serta Waka Kesiswaan. Mereka memberikan penilaian berdasarkan indikator yang telah disepakati sebelumnya, termasuk aspek objektivitas, ketepatan solusi, kemampuan komunikasi, serta kesiapan emosional. Dalam sesi literasi Qur’an dan keagamaan, peserta diminta membaca ayat Al-Qur’an yang relevan dengan nilai-nilai kepemimpinan, lalu menjelaskan maknanya. Hal ini menjadi bentuk integrasi antara spiritualitas dan tanggung jawab sosial dalam kepemimpinan pelajar.
Selain pengujian formal, panitia juga melakukan observasi terhadap sikap dan interaksi peserta selama proses seleksi, mulai dari cara berbicara, menghargai lawan bicara, hingga kemampuan bekerja sama dalam simulasi diskusi kelompok. Fit and Proper Test ini menjadi puncak dari serangkaian tahapan seleksi OSIS MAN 2 Bantul yang berlangsung sejak pertengahan Juli 2025. Setelah ini, panitia akan mengumumkan hasil nilai gabungan dari berbagai aspek penilaian dan melanjutkan ke tahap pemilihan umum OSIS yang akan dilakukan secara digital oleh seluruh siswa.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari seluruh civitas akademika MAN 2 Bantul karena dinilai mampu membentuk budaya organisasi yang lebih profesional, terukur, dan edukatif. “Kami berharap siapa pun yang terpilih nantinya benar-benar menjadi pemimpin OSIS yang bisa menjadi teladan, mampu membawa program-program OSIS lebih inovatif dan bermanfaat bagi seluruh siswa,” tambah Waka Kesiswaan dalam penutupan acara. Dengan semangat seleksi yang adil dan transparan, MAN 2 Bantul terus membuktikan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang siap memimpin dan mengabdi, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat yang lebih luas.






