TELIKSANDI
NEWS TICKER

Pemerintah Kota Bekasi Dengan Waste4Change,  Melakukan MOU Pembersihan Sampah Sungai

Selasa, 17 Desember 2019 | 3:25 am
Reporter:
Posted by: admin
Dibaca: 663
Pemerintah Kota Bekasi Dengan Waste4Change,  Melakukan MOU Pembersihan Sampah Sungai

Kota Bekasi, TelikSandi.ID  –  Pemerintah Kota Bekasi dengan Waste4Change, akan melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang kegiatan kerjasama pembersihan sampah sungai bekasi berbasis teknologi perahu pembersih sampah sungai pada hari Senin (16/9/2019). Bertempat di Plaza Kantor walikota Bekasi.

Seperti yang telah diketahui, Kota Bekasi didapuk menjadi lokasi percontohan penggunaan kapal pabrikan Jerman yang bernama SeeHamster. Pemilihan Kota Bekasi sebagai lokasi percontohan dikarenakan sampah yang dihasilkan di kota ini mencapai 1.913 ton per hari dengan potensi sampah yang terbuang ke laut mencapai 775 ton/hari. Potensi jumlah sampah yang terbuang ke laut ini cukup fantastis jika dibandingkan dengan potensi jumlah sampah Ibukota yang terbuang ke laut yakni sebesar 356 ton/hari.

Sampah yang terbuang ke laut biasanya berasal dari sampah daratan yang terbawa oleh aliran air sungai. Aliran air sungai di Kota Bekasi yang dinilai berkontribusi terhadap pencemaran sampah di laut adalah aliran Sungai Bekasi yang memiliki hulu di Sungai Cikeas.

Waste4Change bersama dengan dua stakeholders yang berkompeten dalam bidanganya, yaitu GreenCycle dan One Earth One Ocean (OEOO) bekerjasama untuk menangani masalah sampah di Sungai Bekasi. Dalam hal ini Waste4Change berperan untuk melakukan studi terhadap jumlah sampah yang ada di sungai dan melakukan daur ulang sampah. Studi ini bertujuan untuk mengetahui lokasi sungai yang tepat untuk melakukan pengumpulan sampah. Studi akan dilakukan pada tanggal 20 Januari-28 Februari 2019 dengan dibantu oleh Tim dari DLH Pemkot Bekasi. Sementara Pemerintah Kota Bekasi, berkewajiban untuk mengkoordinir Pasukan Katak serta mengangkut residu.

“Saat ini Waste4Change sedang fokus mengembangkan jasa untuk mengelola sampah lebih banyak lagi dan melakukan pendekatan ke beberapa kota serta kabupaten yang terbuka untuk bekerjasama dalam membersihkan sampah seperti Pemkot Bekasi. Kami sangat senang diterima dengan baik oleh Pemerintah kota Bekasi dan akan berkolaborasi selama 3 tahun ke depan untuk membersihkan sampah di Sungai Bekasi. Semoga dengan bantuan ini dapat memaksimalkan kinerja Pasukan Katak dalam membersihkan sungai di Kota Bekasi. Semoga bentuk kerjasama ini dapat menjadi pemantik untuk membersihkan sungai-sungai Indonesia lainnya agar tidak berkontribusi lebih banyak terhadap krisis marine debris yang saat ini kita alami”.

Sebelumnya, Pasukan Katak yang selama ini ditugaskan untuk membersihkan sampah sungai masih melakukannya secara manual menggunakan alat tradisional berupa jaring dan bambu. Keberadaan SeaHamster ini diharapkan dapat mempermudah Pasukan Katak dalam mengumpulkan sampah yang terbuang ke sungai. Ke depan, Pasukan Katak akan diberi pelatihan secara khusus bagaimana mengoperasikan SeaHamster.

Pasca penandatanganan nota kesepakatan, dalam waktu dekat, Waste4Change akan mulai melakukan identifikasi terhadap titik-titik sungai yang mengandung banyak sampah dan interview secara mendalam terhadap stakeholders terkait. Program ini secara resmi akan di-launching pada minggu kedua Bulan Februari.

“Kita akan berkolaborasi menggunakan kapal ini untuk mengambil sampah yang ada di sungai. Sementara ini, Kota Bekasi memproduksi sampah hampir 1800 ton per harinya. Kemampuan pemerintah daerah untuk mengangkut dan mengolah hanya mencapai sekitar 1000 ton. Semoga dengan kerjasama ini, kita dapat membuat Kota Patriot sebagai wilayah percontohan dalam membersihkan sampah sungainya,” tutupnya. (Jerry)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID