TELIKSANDI
NEWS TICKER

Pemerintah Kota Mojokerto Peringati Tahun Baru Hijriah 1447 H Ning Ita: “Tausiyah Meningkatkan Karakter Keagamaan Masyarakat”

Rabu, 30 Juli 2025 | 12:29 pm
Reporter:
Posted by: khusus redaksi
Dibaca: 303

Mojokerto | Teliksandi.id – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar peringatan Tahun Baru Hijriah 1447 H pada Selasa malam (29/7/2025) di Alun-Alun Wiraraja. Acara tersebut menghadirkan Ustadzah Kharisma Yogi Noviana dan Ustadz Muhammad Hamzah (Brandal Qori) sebagai pengisi tausiyah dan pembawa lantunan sholawat.

Peringatan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, S.E., Wakil Wali Kota, Wakil Ketua I DPRD Kota Mojokerto, Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Kajari, Danrem, Dandim, Wakapolresta Mojokerto, jajaran Forkopimda, seluruh kepala OPD, camat, lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan jamaah pengajian.

Dalam sambutannya, Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita menyampaikan harapannya agar Kota Mojokerto senantiasa dalam kondisi yang ayem, tentrem, sehat, bahagia, dan sejahtera.

“Semoga Kota Mojokerto menjadi kota yang nyaman dan kondusif bagi siapa saja yang tinggal dan berdomisili di dalamnya,” ujar Ning Ita.

Ia juga menyinggung kegiatan beberapa hari sebelumnya, di mana lebih dari seribu pendekar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari seluruh Jawa Timur berkumpul di Kota Mojokerto. Ning Ita mengapresiasi ketertiban dan kedamaian dalam acara tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih, karena meskipun para pendekar berkumpul dalam jumlah besar, tidak ada potensi kericuhan yang terjadi. Sebaliknya, mereka justru menunjukkan semangat persatuan dengan menggelar doa bersama. Betapa indah bangsa ini jika para pendekarnya tetap menjunjung tinggi nilai kedamaian dan kerukunan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, momentum peringatan Tahun Baru Hijriah ini menjadi sarana spiritual untuk memperkuat karakter keagamaan masyarakat. Melalui lantunan sholawat bersama yang dipimpin oleh Brandal Qori, masyarakat diajak memohon syafaat dari Nabi Muhammad SAW.

“Kegiatan malam ini adalah bagian dari ritual keagamaan yang penuh kedamaian. Semoga tausiyah yang disampaikan Ustadzah nantinya benar-benar mampu menambah keimanan dan ketakwaan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ning Ita menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan program Panca Cita Kota Mojokerto, khususnya cita pertama, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan karakter keagamaan masyarakat.

“Lima Cita atau Panca Cita harus kita wujudkan dengan memperkuat kolaborasi antara seluruh elemen masyarakat, termasuk Forkopimda, para tokoh agama, pelaku usaha, dan juga insan media. Semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menyukseskan Panca Cita Kota Mojokerto,” pungkasnya.

(Redaksi : peng)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID