TELIKSANDI
NEWS TICKER

Perkuat Nasionalisme, Siswa MAN 2 Bantul Dalami Sejarah di Museum Vredeburg

Selasa, 17 Februari 2026 | 11:03 pm
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 77

Yogyakarta (13/2/2026) – Upaya menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada generasi muda terus dilakukan oleh MAN 2 Bantul melalui kegiatan studi edukatif ke Museum Benteng Vredeburg pada Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas XII Keterampilan APHP (Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian) sebagai bagian dari penguatan pembelajaran sejarah sekaligus pembentukan karakter kebangsaan.

Sejak pagi hari, para siswa telah bersiap mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Didampingi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Nurhayati, serta Guru Keterampilan APHP, Kurnia Oktaviany, rombongan berangkat menuju pusat Kota Yogyakarta untuk menyaksikan secara langsung salah satu situs sejarah penting yang menjadi saksi perjalanan bangsa Indonesia.

Setibanya di lokasi, siswa mendapatkan penjelasan mengenai sejarah berdirinya Benteng Vredeburg yang pada masa kolonial berfungsi sebagai pusat pertahanan dan pengawasan pemerintah Belanda. Kini, bangunan bersejarah tersebut difungsikan sebagai museum yang menyimpan berbagai dokumentasi dan diorama perjuangan bangsa Indonesia dari masa penjajahan hingga kemerdekaan.

Para siswa diajak menyusuri ruang-ruang pamer yang menampilkan diorama peristiwa penting, seperti masa pergerakan nasional, pendudukan Jepang, hingga perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Visualisasi yang disajikan secara detail membuat siswa lebih mudah memahami kronologi sejarah yang sebelumnya dipelajari di kelas.

Suasana pembelajaran terasa hidup ketika siswa aktif mengamati setiap sudut ruangan dan mendengarkan penjelasan dari pemandu museum. Beberapa siswa terlihat mencatat informasi penting, sementara yang lain mengajukan pertanyaan tentang tokoh-tokoh perjuangan dan latar belakang peristiwa sejarah yang terjadi.

Nurhayati menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran berbasis pengalaman yang bertujuan memperdalam pemahaman sejarah sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air. Menurutnya, generasi muda perlu memahami akar sejarah bangsa agar memiliki identitas dan semangat kebangsaan yang kuat.

“Dengan melihat langsung visualisasi perjuangan bangsa, siswa dapat merasakan betapa besar pengorbanan para pahlawan. Dari sinilah diharapkan tumbuh rasa bangga dan tanggung jawab untuk menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Kurnia Oktaviany menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana refleksi bagi siswa. Ia berharap para siswa tidak hanya memahami sejarah sebagai peristiwa masa lalu, tetapi juga mampu mengambil nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Nilai persatuan, semangat pantang menyerah, dan cinta tanah air harus terus diwariskan. Melalui kunjungan ini, siswa diharapkan semakin menyadari pentingnya menjaga persatuan dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain diorama, siswa juga mempelajari berbagai koleksi arsip, foto dokumentasi, serta benda-benda peninggalan yang memiliki nilai historis tinggi. Penjelasan mengenai dinamika sosial dan politik pada masa perjuangan memberikan wawasan tambahan yang memperkaya pemahaman siswa tentang perjalanan bangsa.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Diskusi antar siswa muncul secara spontan ketika mereka mengaitkan informasi yang diperoleh di museum dengan materi yang telah dipelajari di kelas. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran di luar kelas mampu memberikan pengalaman yang lebih mendalam dan bermakna.

Sebagai madrasah yang mengintegrasikan penguatan akademik, keterampilan, dan karakter, MAN 2 Bantul terus berupaya menghadirkan kegiatan pembelajaran yang inspiratif. Studi ke museum menjadi salah satu strategi efektif untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan secara konkret.

Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi singkat dan dokumentasi bersama sebagai kenang-kenangan. Para siswa kembali ke madrasah dengan membawa pengalaman baru serta pemahaman sejarah yang lebih kuat.

Melalui kunjungan ini, diharapkan semangat nasionalisme semakin tertanam dalam diri siswa. Dengan memahami sejarah perjuangan bangsa secara lebih mendalam, generasi muda diharapkan mampu menjaga nilai-nilai persatuan, menghargai jasa para pahlawan, dan berkontribusi aktif dalam membangun Indonesia di masa depan.

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID