TELIKSANDI
NEWS TICKER

Potensi Desa Mampu Menopang Perekonomian Bangsa

Selasa, 15 Oktober 2019 | 12:31 am
Reporter:
Posted by: admin
Dibaca: 659

Oleh Marina Oktavia S.Sos.

 

BATANGHARI, TELIKSANDI.ID – Desa Terusan Kecamatan Maro Sebo Ilir Kabupaten Batanghari. Motor Daek penopang ekonomi Menilik perkembangan perekonomian Desa saat ini dirasakan pertumbuhannya masih lambat, meskipun secara bertahap sarana dan prasarana mulai ada kemajuan namun kalau di bandingkan pertumbuhan ekonomi di perkotaan desa masih jauh tertinggal, desa masih dianggap terbelakang hingga sampai dalam hal teknologi, desa dianggap tak mampu bersaing serta dianggap tidak mengerti akan teknologi yang sedang berkembang.

Desa dianggap tertinggal karena orang kota menganggap di desa tidak ada apa-apa dibandingkan di Kota, padahal mereka tidak tau bahwa banyak potensi desa yang mampu menopang perekonomian masyarakat, bangsa dan Negara menjadi lebih sejahtera bahkan banyak kebutuhan sandang serta pangan masyarakat perkotaan di suplai dari desa seperti beras, ubi, jagung ,kelapa, sayur manyur, buah buahan dan papan .

Hidup di Desa merupakan suatu hal yang menyenangkan, mengerti arti kehidupan mulai dari hal yang kecil hingga hal yang besar. Sehingga mampu memberikan dorongan untuk terus berusaha keras mendapatkan sesuatu yang dicita citakan.

Menelisik kegiatan perekonomian masyarakat yang berada dipinggiran Sungai Batanghari yakni masyarakat desa Terusan Kecamatan Maro Sebo Ilir Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi, yang memiliki potensi cukup baik dari sektor pertanian, perkebunan hingga transportasi penyebrangan sungai yang telah di jalani selama ini.

Ada hamparan sawah yang cukup luas, terdapat perkebunan kelapa sawit, hingga petani karet sebagai penopang perekonomian masyarakat namun saat ini hasilnya jauh sekali menurun ini dialami sejak satu tahun terakhir.

Terkaitan dengan transportasi sungai masyarakat desa Terusan yang sangat membantu bagi penyebrangan masyarakat, apa lagi tidak hanya masyarakat Desa Terusan saja yang menikmatinya melainkan juga banyak masyarakat dari luar Desa Terusan yang setiap harinya menyebrang menggunakan alat transportasi air yang mereka sebuat motor daek.

Motor daek ini bertranspormasi dari ukuran yang dulunya kecil dan hanya mampu membawa penumpang ± 4 sampai 5 penumpang, namun sekarang tidak demikian dengan ukuran yang cukup besar mampu menampung penumpang yang membawa motor hingga 3 sampai 4 motor sekaligus dan juga ada motor daek yang mampu membawa mobil untuk penyebrangan.

Jika di hitung motor daek yang dimiliki masyarakat Desa Terusan ± 150 motor daek, hal ini sungguh luar biasa, bagi perekonomian masyarakat jika ditambah lagi bantuan yang mampu menopang transportasi ini menjadi lebih baik.
pemerintah daerah sangat diharapkan ikut memperhatikan serta membantu para penambang motor daek agar dapat meningkatkan ekonomi keluarga mereka.

Apalagi sudah mesin motor daek yang sudah tua dan rusak sehingga mereka bergiliran untuk mendapatkan penumpang yang mereka atur sendiri sistemnya. Masyarakat yang menjadi supir transportasi ini sangat membantu untuk penyebrangan dengan tarif yang dirasa cukup ringan untuk dibayar bagi para penumpang.

Masyarakat Desa Terusan tidak mungkin akan menggantungkan hidupnya hingga hari tua dengan menjadi supir transportasi motor daek ini mereka dapat diberi bantuan yang layak sehingga kehidupan mereka dapat lebih baik.

Tidak hanya orang tua namun juga terdapat anak-anak muda yang sudah putus sekolah menjadi seorang penambang motor daek ini. sangat disayangkan jika anak muda yang seharusnya menimba ilmu terpaksa bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup ekonomi keluarganya sangat diharapkan perhatian pemerintah daerah agar anak muda yang putus sekolah berikan keterampilan yang layak baginya agar mampu meraih cita-cita yang mereka inginkan. (Red/Teliksandi)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID