TELIKSANDI
NEWS TICKER

Procomit V15 ITS 2025: MAN 2 Bantul Torehkan Prestasi Nasional Lewat Tiga Kategori Kompetisi

Minggu, 30 November 2025 | 9:26 pm
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 68

Surabaya, 29 November 2025. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan MAN 2 Bantul dalam ajang nasional Procomit V15 yang diselenggarakan oleh Program Terapan di Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi ITS. Kompetisi tingkat nasional yang mempertemukan para peserta dari seluruh mitra Prodistik ITS ini menjadi panggung pembuktian kompetensi digital generasi muda, termasuk para siswa MAN 2 Bantul yang tampil luar biasa dan berhasil membawa pulang tiga penghargaan penting.

Dalam kategori Animation Video, tim MAN 2 Bantul yang terdiri dari Khansa Tsabita dan Nafiza Khoirunnisa berhasil meraih Juara 5 Nasional. Karya animasi keduanya dinilai kuat dalam alur cerita, pengolahan visual, serta konsistensi karakter. Meskipun bersaing dengan puluhan peserta dari seluruh Indonesia, karya tim MAN 2 Bantul tetap mendapatkan apresiasi tinggi dari dewan juri karena memadukan kreativitas dan pesan edukatif yang relevan dengan perkembangan teknologi masa kini.

Prestasi berikutnya datang dari kategori Futuristic Idea of IT-Preneur, yang mendapatkan special mention karena menuntut kemampuan inovasi, perencanaan bisnis, dan visi masa depan di bidang teknologi. Tim MAN 2 Bantul yang beranggotakan Nayfa Mulya Sandi dan Evelyn Khairunnisa Luthfiyah berhasil meraih penghargaan Special Mention. Karya mereka, yang menampilkan konsep kewirausahaan berbasis teknologi masa depan, dinilai memiliki potensi pengembangan yang sangat besar. Dewan juri menilai ide tersebut bukan hanya inovatif, namun juga memiliki kedalaman analisis dan kelayakan implementasi.

Tidak berhenti di situ, MAN 2 Bantul kembali menorehkan prestasi di kategori Low Code/No Code Application Development. Dalam kategori ini, tim yang terdiri dari Muhammad Wildan Al Hafidz dan Muhammad Farhan Syafiq mendapatkan penghargaan Best Teamwork. Kemampuan keduanya dalam membangun aplikasi sederhana namun fungsional menggunakan platform low-code mendapat pujian karena menunjukkan kolaborasi solid, ketelitian, dan pemahaman alur sistem yang matang. Penghargaan Best Teamwork hanya diberikan kepada tim yang menonjol dalam kerjasama dan penyelesaian masalah secara efisien di bawah tekanan waktu.

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas capaian para siswanya. Menurutnya, prestasi ini tidak hanya menjadi bukti mutu pembelajaran teknologi di madrasah, tetapi juga menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki daya saing nasional di bidang inovasi digital. “Anak-anak membuktikan bahwa madrasah mampu melahirkan talenta teknologi yang kreatif, solutif, dan siap bersaing. Ini buah dari kerja keras siswa, guru pembimbing, dan dukungan ekosistem belajar di MAN 2 Bantul,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan di Procomit V15 menjadi motivasi untuk terus mengembangkan pembelajaran berbasis proyek dan kolaborasi. MAN 2 Bantul, yang selama ini dikenal aktif dalam program Prodistik ITS, berkomitmen memperkuat kompetensi digital siswa melalui praktik langsung, pelatihan lanjutan, serta pengembangan kreativitas.

Sementara itu, para guru pendamping mengungkapkan bahwa proses persiapan tim berlangsung intensif selama beberapa bulan. Siswa mengikuti pelatihan teknis, sesi pembahasan ide, simulasi presentasi, hingga uji coba karya secara berulang. Tantangan terbesar justru muncul ketika para siswa harus menyeimbangkan tugas sekolah dengan persiapan lomba. Namun tekad kuat dan kerja kelompok yang solid membuat mereka mampu menyelesaikan seluruh karya tepat waktu.

Ajang Procomit V15 Nasional sendiri merupakan kompetisi teknologi yang diikuti oleh seluruh sekolah dan madrasah mitra Prodistik ITS. Cabang lomba yang diselenggarakan mencakup pemrograman, desain aplikasi, video animasi, ide bisnis berbasis teknologi, hingga karya inovatif lain yang mengukur kemampuan siswa dalam mengintegrasikan kreativitas dan teknologi. Tahun ini, kompetisi berlangsung lebih ketat karena jumlah peserta meningkat signifikan dan kualitas karya semakin beragam.

Dengan raihan tiga penghargaan nasional tersebut, MAN 2 Bantul kembali membuktikan diri sebagai madrasah berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional. Prestasi ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi warga madrasah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk berani berkarya dan berinovasi. MAN 2 Bantul meneguhkan komitmennya untuk terus mendukung berbagai ajang kompetisi di bidang teknologi sebagai bagian dari upaya melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan era digital.

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID