Bantul – Sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusan yang terampil dan siap menghadapi tantangan dunia kerja, MAN 2 Bantul melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan lima Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) penyelenggara Uji Kompetensi Keterampilan bagi siswa kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 6 Januari 2026, bertempat di Aula MAN 2 Bantul.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah strategis MAN 2 Bantul dalam memperkuat pelaksanaan program keterampilan yang selama ini menjadi ciri khas dan keunggulan madrasah. Melalui kerja sama dengan LPK yang profesional dan relevan dengan kebutuhan industri, MAN 2 Bantul berkomitmen memastikan bahwa keterampilan yang dimiliki peserta didik tidak hanya diajarkan di ruang praktik, tetapi juga diuji dan diakui secara objektif.
Pihak MAN 2 Bantul diwakili langsung oleh Kepala Madrasah, Nur Hasanah Rahmawati, yang menandatangani MoU bersama perwakilan masing-masing LPK sesuai bidang keterampilan. Adapun lima LPK mitra tersebut meliputi LPK Trilogika Edutama untuk bidang Multimedia yang diwakili oleh Fawas Chaidir Al Ahmadi, Bestha Busana yang diwakili oleh Miftahul Annisah N, Jogja Kuliner School yang diwakili oleh Kurniningsih, AHASS Bambanglipuro yang diwakili oleh Wahid Hidayat, serta Pradita Las yang diwakili oleh Supriyanto.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, menyampaikan bahwa uji kompetensi keterampilan merupakan bagian penting dari proses pendidikan di madrasah, khususnya bagi siswa kelas XII yang akan segera menyelesaikan masa belajarnya. Menurutnya, keterampilan yang diuji oleh lembaga profesional akan memberikan nilai tambah bagi lulusan MAN 2 Bantul, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan bahwa keterampilan yang dimiliki siswa benar-benar terukur dan sesuai standar. Uji kompetensi bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi proses pembelajaran nyata yang membekali siswa dengan pengalaman dan kepercayaan diri,” ungkapnya.
Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara madrasah dan dunia usaha serta dunia industri. Kerja sama dengan LPK dinilai sebagai jembatan yang menghubungkan pembelajaran di madrasah dengan kebutuhan nyata di lapangan, sehingga lulusan MAN 2 Bantul memiliki daya saing yang kuat.
Kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan teknis pelaksanaan Uji Kompetensi Keterampilan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Fitria Endang S. Dalam paparannya, ia menjelaskan secara rinci mekanisme pelaksanaan uji kompetensi, mulai dari pembagian jadwal, lokasi uji, hingga peran masing-masing LPK dalam proses pengujian dan penilaian.
Fitria Endang S menegaskan bahwa uji kompetensi keterampilan akan dilaksanakan selama tiga hari, yakni pada 12 hingga 14 Januari 2026. Setiap siswa akan mengikuti uji sesuai bidang keterampilan yang dipilih dan dipelajari selama masa pembelajaran di madrasah. Penilaian dilakukan langsung oleh penguji dari LPK mitra untuk menjamin objektivitas dan profesionalitas hasil uji.
Setelah penjelasan teknis, acara dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan MoU antara Kepala MAN 2 Bantul dan para perwakilan LPK. Prosesi ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menyukseskan pelaksanaan Uji Kompetensi Keterampilan serta peningkatan kualitas layanan pendidikan keterampilan di MAN 2 Bantul.
Pada sesi lain-lain, dilakukan koordinasi lanjutan terkait teknis pelaksanaan uji kompetensi. Koordinasi tersebut mencakup kesiapan sarana dan prasarana, ketersediaan alat dan bahan praktik, serta penyesuaian teknis agar pelaksanaan uji berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan standar yang telah disepakati bersama.

Melalui penandatanganan MoU ini, MAN 2 Bantul berharap pelaksanaan Uji Kompetensi Keterampilan Tahun Ajaran 2025/2026 dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang optimal. Madrasah optimis bahwa kerja sama yang terjalin dengan LPK mitra akan memberikan manfaat besar bagi peserta didik, khususnya dalam mempersiapkan mereka menjadi lulusan yang terampil, mandiri, dan siap menghadapi masa depan.






