TELIKSANDI
NEWS TICKER

Tasyakuran Warga Kampung Lebak Atas Selesainya Pembangunan Rabat Beton, Sekaligus Perpisahan Pj. Kepala Desa Balekambang

Minggu, 27 Juli 2025 | 9:55 am
Reporter:
Posted by: khusus redaksi
Dibaca: 208

Serang – Balekambang, 26 Juli 2025 – Teliksandi.id

Warga Kampung Lebak RT 10 RW 02 Desa Balekambang menggelar acara tasyakuran atas selesainya pembangunan jalan rabat beton yang dibiayai dari Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan acara perpisahan Pejabat (Pj.) Kepala Desa Balekambang, Udin Saefudin, S.Sos., M.Si., dan dilangsungkan di ruang Majelis Musholla Kampung Lebak, pada Sabtu (26/7/2025).

Pembangunan jalan rabat beton ini dilaksanakan melalui kerja swadaya warga secara gotong royong. Warga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kekompakan serta partisipasi seluruh lapisan masyarakat dalam proses pembangunan jalan poros desa tersebut.

Acara diawali dengan zikir dan doa bersama, dilanjutkan dengan riungan dan makan bersama dengan sajian khas nasi rabek. Dalam kesempatan itu, tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi atas peran serta seluruh elemen masyarakat dan pemerintah desa.

“Kami, masyarakat Kampung Lebak Desa Balekambang, sangat berterima kasih kepada Bapak Udin Saefudin. Berkat kepemimpinan beliau selama menjabat sebagai Kepala Desa, jalan kami kini telah dibangun menjadi jalan permanen,” ujar Maryadi, tokoh masyarakat Balekambang.

Sebagai bentuk rasa terima kasih dan penghormatan, warga juga memberikan cinderamata kepada Pj. Kepala Desa Udin Saefudin yang diserahkan secara langsung oleh Ketua Forum RT Desa Balekambang, H. Iyus.

Dalam wawancara dengan media ini, Udin Saefudin yang juga menjabat sebagai Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Mancak, menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasi dan kerja sama masyarakat Kampung Lebak.

“Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung pembangunan ini. Saya juga berpesan agar jalan yang sudah dibangun ini dirawat dengan baik agar awet dan bertahan lama. Sebab pembangunan infrastruktur seperti ini tidak bisa dilakukan setiap tahun, biasanya menunggu 5 hingga 10 tahun lagi, tergantung skala prioritas,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kualitas jalan rabat beton ini diyakini kuat dan tahan lama, karena dikerjakan langsung oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkannya.

Acara tasyakuran ini menjadi simbol kekompakan warga dan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam membangun desa secara mandiri dan partisipatif.

(Redaksi: L30)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID