TELIKSANDI
NEWS TICKER

Bencana Tanah Bergerak Kembali Melanda Warga Sirampog Brebes, 367 Warga Mengungsi

Minggu, 20 April 2025 | 12:55 am
Reporter:
Posted by: khusus redaksi
Dibaca: 600

BREBES – Bencana tanah bergerak kembali melanda Desa Mendala, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Kamis dini hari, 18 April 2025, sekitar pukul 02.00 WIB. Kejadian ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir, yang menyebabkan 102 rumah warga mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat. Akibatnya, sebanyak 367 warga terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi pengungsian yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah.

Laporan dari Pusat Pengendalian Operasi BPBD Provinsi Jawa Tengah menyebutkan bahwa tanah bergerak terjadi akibat intensitas curah hujan yang tinggi dan kontur tanah dengan kemiringan ekstrem. Pergerakan tanah berdampak pada empat dukuh di Desa Mendala, yakni Dukuh Krajan, Dukuh Karanganyar, Dukuh Babakan, dan Dukuh Cupang Bungur. Pemerintah daerah bersama pihak kepolisian, BPBD, dan sejumlah instansi terkait telah bergerak cepat untuk mengevakuasi warga serta mendirikan tenda darurat sebagai tempat penampungan sementara bagi mereka yang rumahnya rusak parah.

 

Tiga titik lokasi pengungsian telah digunakan warga, antara lain di Lapangan Futsal Gunung Poh, tenda pengungsian di Dukuh Babakan, serta di rumah kerabat. Kapolsek Sirampog, AKP Susanto Agus Priyono, menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun dampak kerusakan cukup luas dan dirasakan oleh warga di beberapa pedukuhan.

Saat tim media Teliksandi meninjau lokasi kejadian, mereka sempat mewawancarai anggota DPRD Brebes, Ade Priyanto. Ia menjelaskan bahwa intensitas hujan yang terus-menerus mengguyur kawasan tersebut, diperparah dengan kondisi tanah yang curam, menjadi faktor utama penyebab bencana tanah bergerak ini. Hingga saat ini, pemantauan terhadap potensi pergerakan tanah susulan masih dilakukan secara intensif oleh pihak berwenang. Warga pun diimbau agar segera melaporkan jika melihat tanda-tanda keretakan tanah atau potensi longsor di sekitar pemukiman mereka.(Red/Suherman)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID