BANTUL – Dalam rangka memastikan kelancaran proses pengolahan dan pengisian nilai rapor Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026, MAN 2 Bantul menggelar briefing koordinasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Nur Hasanah Rahmawati, pada Selasa (23/6/2026) pukul 10.00 WIB di ruang guru.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh guru dan tenaga kependidikan yang terlibat dalam proses penilaian hasil belajar peserta didik. Briefing dilaksanakan untuk menyamakan persepsi terkait mekanisme pengolahan nilai, ketentuan penilaian, serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Dalam arahannya, Nur Hasanah Rahmawati menekankan pentingnya ketelitian dan tanggung jawab dalam pengisian nilai rapor. Menurutnya, nilai yang tercantum dalam rapor merupakan gambaran capaian kompetensi peserta didik selama satu semester sehingga harus disusun secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Nilai rapor bukan sekadar angka, tetapi representasi dari proses pembelajaran yang telah dilalui siswa. Oleh karena itu, setiap guru perlu memastikan bahwa nilai yang diberikan sesuai dengan capaian peserta didik dan berdasarkan data yang valid,” ungkapnya.
Pada sesi diskusi, Sri Suharyanti selaku staf kurikulum mengajukan pertanyaan terkait patokan nilai yang digunakan dalam pengolahan rapor semester genap. Pertanyaan tersebut disampaikan untuk memastikan tidak terjadi perbedaan pemahaman di antara guru dalam menentukan hasil akhir penilaian peserta didik.
Menanggapi hal tersebut, Nur Hasanah Rahmawati menjelaskan bahwa penilaian harus mengacu pada ketentuan kurikulum yang berlaku di madrasah serta mempertimbangkan berbagai komponen asesmen yang telah dilaksanakan selama semester berlangsung. Dengan adanya kesamaan pemahaman mengenai patokan nilai, diharapkan hasil penilaian menjadi lebih objektif dan konsisten.
Briefing berlangsung dalam suasana interaktif. Para guru diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan maupun kendala yang dihadapi selama proses pengolahan nilai. Melalui forum tersebut, berbagai persoalan teknis dapat dibahas dan dicarikan solusi bersama sehingga proses penyusunan rapor dapat berjalan lebih efektif.
Selain membahas aspek teknis penilaian, kepala madrasah juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas layanan pendidikan hingga akhir semester. Guru diharapkan tetap memberikan pendampingan kepada peserta didik dan menyelesaikan seluruh administrasi pembelajaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kegiatan briefing koordinasi ini menjadi salah satu langkah strategis MAN 2 Bantul dalam menjaga mutu penilaian dan memastikan bahwa rapor yang diterima peserta didik benar-benar mencerminkan hasil belajar mereka selama satu semester. Dengan koordinasi yang baik antara kepala madrasah, staf kurikulum, dan seluruh guru, proses penyusunan rapor Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 diharapkan dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai standar yang telah ditetapkan. (khz)






