BANTUL (Humas DIY) – Implementasi nilai-nilai karakter peduli lingkungan terus digalakkan oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul. Sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat dan wujud syukur atas kekayaan alam, para Kader Adiwiyata MAN 2 Bantul menggelar aksi lingkungan bertajuk “Aksi Bersih Bersih Pantai MAN 2 Bantul” di kawasan Pantai Cangkring, Kapanewon Sanden, Bantul, pada Senin (22/06/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh puluhan siswa ini merupakan bagian dari program kerja rutin Tim Adiwiyata MAN 2 Bantul dalam menumbuhkan kesadaran ekologis di kalangan generasi muda. Turut hadir mendampingi para kader dalam aksi tersebut, Kepala MAN 2 Bantul, H. Nur Hasanah Rahmawati, S.Ag., M.M., yang memberikan motivasi langsung di lokasi kegiatan.
Dalam aksi tersebut, peserta dibagi menjadi lima kelompok kerja untuk memastikan seluruh area pesisir tertangani dengan optimal. Sebanyak empat kelompok dikerahkan untuk menyisir sepanjang bibir pantai guna melakukan operasi kebersihan. Tidak sekadar memungut sampah, para siswa didampingi oleh pembina Adiwiyata untuk melakukan edukasi pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Setiap sampah yang ditemukan dipilah secara cermat ke dalam dua kategori, yakni sampah organik dan anorganik. Langkah ini diambil untuk memberikan pemahaman kepada siswa bahwa sampah bukan hanya masalah estetika, melainkan tanggung jawab moral manusia dalam menjaga sanitasi lingkungan. Sampah anorganik seperti plastik dan styrofoam dikumpulkan untuk diproses lebih lanjut, sementara sampah organik dikelola agar tidak mencemari ekosistem pesisir.
Selain aksi kebersihan, kegiatan ini difokuskan pula pada upaya konservasi melalui aksi penghijauan. Kepala MAN 2 Bantul bersama dengan kelompok kelima melakukan penanaman berbagai jenis bibit pohon di area penyangga Pantai Cangkring. Adapun bibit yang ditanam meliputi bibit nangka, pucuk merah, serta bibit cikal (kelapa).
Dalam arahannya, H. Nur Hasanah Rahmawati menegaskan bahwa aksi menanam pohon merupakan wujud nyata implementasi ajaran agama dalam menjaga kelestarian alam (hifdzul bi’ah).
“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Kita menanam pohon hari ini sebagai investasi untuk masa depan dan bentuk ikhtiar menjaga keseimbangan ekosistem pantai dari ancaman abrasi. Menjaga kelestarian alam adalah bagian dari iman. Kami ingin siswa MAN 2 Bantul tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual dan sosial yang tinggi terhadap lingkungannya,” ujar Nur Hasanah.
Aksi yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari ini mendapat respon positif dari masyarakat sekitar Pantai Cangkring. Melalui kegiatan ini, diharapkan para Kader Adiwiyata dapat menjadi pelopor perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat luas.

Program ini selaras dengan visi MAN 2 Bantul sebagai madrasah yang peduli lingkungan dan berwawasan global. Dengan sinergi antara kebersihan pantai dan penghijauan, para siswa diharapkan mampu memahami bahwa kelestarian alam merupakan warisan yang harus dijaga bersama demi keberlangsungan generasi mendatang.
Kegiatan ditutup dengan evaluasi bersama dan penyerahan simbolis alat kebersihan kepada pengelola pantai setempat, sebagai wujud kolaborasi antara madrasah dengan pemangku kepentingan dalam menjaga keasrian destinasi wisata di Kabupaten Bantul. (isd)






