JATENG | Teliksandi.id – Satuan Brimob Polda Jawa Tengah siap digerakan dalam menangani tantangan dan hambatan di wilayah hukum Polda Jawa Tengah menjelang dimulainya gelaran Pilkada tahun 2020.
Kesiapan itu ditunjukan saat Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi S.H S.St M.K bersama Wakil Polda Jawa Tengah Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji S.I.K dan Pejabat Utama Polda Jateng dalam apel penutupan Latihan Anti Anarkhis dan Drone Unmanned Aerial Vehicle ( U A V ) bagi anggota satuan Brimob Polda Jawa Tengah,selasa 9/9/2020 di sirkuit Mijen,Semarang.

“Saya selaku Kapolda Jawa Tengah merasa bangga,karena Satbrimob Polda Jawa Tengah memiliki kemampuan dengan klasifikasi khusus. Pasukan ini siap menghadapi Pilkada serentak di 21 Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah ” kata Irjen Pol Ahmad Luthfi S.H S.St M.K.
Dalam acara apel penutupan itu,juga dipertunjukan pula peragaan dan simulasi dalam penanganan tindak anarkhisme. Para anggota Brimob dengan lengkap berseragam Pakaian Dinas Lapangan ( PDL ),bersenjata yang dilengkapi sarana dan prasarana untuk mempraktekan kemampuan menembak,dengan menggunakan penembakan laras licin untuk memukul mundur massa yang bertindak anarkhis.
“Pasukan terlatih dan tidak terlatih,itu sangatlah beda sekali. Pasukan yang terlatih sangatlah perlu mengikuti Perlatihan seperti ini. Yang sudah terlatih ini pasti punya kemampuan,kepercayaan diri dan kompentensi. Pasukan ini siap digerakan dalam tantangan dan hambatan di wilayah hukum Polda Jawa Tengah ” tegas Kapolda Jateng.
Irjen Pol Ahmad Luthfi S.H S.St M.K berpesan ,agar pasukan terlatih ini menjalankan tugasnya dengan kepercayaan diri dan mental baja,Loyalitas dan tanpa melupakan dedikasinya sebagai pengayom masyarakat.
“Kita tidak boleh berbangga diri karena memiliki kompentensi khusus ini. Kita harus andap asor,kita tidak boleh menyakiti masyarakat,justru kita harus mengayomi dan melindungi masyarakat ” pesan Kapolda Jawa Tengah kepada anggota peserta pelatihan.
Dalam kesempatan ini,terpilih 3 ( tiga ) pasukan peserta pelatihan terbaik.
Kapolda juga menyampaikan agar saat bertugas para personel Polda Jawa Tengah tidak meninggalkan protokol kesehatan.
“Sangat riskan sekali kalau sampai personel Brimob terpapar covid-19 . Jadi dalam bergerak atau menjalankan tugasnya harus diperketat lagi untuk protokol kesehatanya ” pesan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi S.H S.St M.K. (*)






