TELIKSANDI
NEWS TICKER

Bupati Tegal Tegur PT Minarta Terkait Dampak Proyek Bendungan

Minggu, 27 Juli 2025 | 9:44 am
Reporter:
Posted by: khusus redaksi
Dibaca: 554

Tegal – Teliksandi.id

Bupati Tegal, H. Ischak Maulan Rohman, melakukan kunjungan langsung ke lokasi proyek Bendungan Danawari di Desa Danawari, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Jumat (25 Juli 2025). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal, Umi Azkiyani, perwakilan pelaksana proyek dari PT Minarta, perwakilan Kementerian Pertanian dan Dirjen Tanaman Pangan, serta Camat Balapulang dan Camat Lebaksiu.

Kunjungan ini dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat terkait kekeringan yang terjadi di wilayah Danawari, Timbangreja, dan Lebaksiu Kidul. Bupati Tegal turun langsung untuk memantau dampak kekeringan yang diduga berkaitan dengan pelaksanaan proyek bendungan.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi kekeringan yang melanda daerah kami. Sekitar 240 hektar sawah milik warga mengalami gagal panen,” ujar Kang Gaper, warga Desa Danawari. Ia berharap pemerintah segera turun tangan memberikan solusi.

Usai peninjauan lapangan, Bupati menggelar musyawarah bersama pelaksana proyek dari PT Minarta untuk mencari solusi atas dampak kekeringan tersebut. Dari pertemuan tersebut, disepakati beberapa langkah penanganan sebagai berikut:

  1. Percepatan Proyek
    Proyek rehabilitasi Bendungan Danawari milik pemerintah pusat akan dipercepat, dengan target penyelesaian paling lambat 25 Agustus 2025, guna mencegah dampak kekeringan yang semakin meluas.

  2. Kompensasi Irigasi Pertanian
    Pihak PT Minarta diminta memberikan kompensasi berupa bantuan irigasi pertanian. Sementara itu, keputusan dari Dinas Pertanian masih menunggu tindak lanjut kebijakan.

  3. Penambahan Kapasitas dan Tenaga Kerja
    Diameter pipa akan diperbesar, dan jumlah pekerja proyek akan ditambah untuk mempercepat proses distribusi air.

  4. Distribusi Air Bersih
    Minimal tiga tangki air akan dikirim ke daerah terdampak setiap minggu.

  5. Pompa Air dari Dinas Pengairan
    Air akan dipompa dari sumber terdekat untuk mengairi lahan pertanian warga.

  6. Tindak Lanjut dan Pengawasan
    Semua hasil kesepakatan akan disampaikan ke pimpinan daerah dan ditindaklanjuti dengan arahan selanjutnya.

Pihak PT Minarta menyampaikan komitmen mereka untuk segera menanggulangi dampak kekeringan. “Kami akan memasang pipa dengan diameter 40–50 cm untuk menyodet saluran air sepanjang 1,4 kilometer agar air bisa mengalir ke sawah warga,” ujar perwakilan PT Minarta.

Pemerintah Kabupaten Tegal juga menyatakan akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap pelaksanaan solusi yang telah disepakati bersama.

Dengan langkah-langkah tersebut, Bupati Tegal menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyelesaikan permasalahan kekeringan di wilayah Danawari, Timbangreja, dan Lebaksiu Kidul, sekaligus memastikan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

(Redaksi: Lia P.)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID