TELIKSANDI
NEWS TICKER

Dedikasi Sosial Guru MAN 2 Bantul Dampingi Wisuda Sekolah Lansia

Selasa, 18 November 2025 | 8:51 am
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 115

Yogyakarta – Minggu, 16 November 2024, sebanyak 19 peserta Sekolah Lansia Balai Bambu resmi diwisuda sebagai penanda berakhirnya proses belajar mereka selama dua tahun. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga lansia, baik dari aspek kesehatan fisik, ketahanan psikologis, spiritualitas, maupun kemampuan sosial. Selama mengikuti program, peserta mendapatkan pembelajaran berbasis kurikulum yang dirancang khusus untuk kebutuhan usia lanjut. Wujud dedikasi sosial seorang guru tidak hanya terlihat dari aktivitas mengajar di kelas, tetapi juga dari kontribusinya di tengah masyarakat. Hal tersebut ditunjukkan oleh Fitria Endang Susana, guru MAN 2 Bantul, yang aktif mendampingi kegiatan pemberdayaan warga lanjut usia di Sekolah Lansia “Balai Bambu” RW 08, Kelurahan Pakuncen, Yogyakarta.

Keterlibatan Fitria dalam pendampingan Sekolah Lansia merupakan cerminan nyata dedikasi sosial seorang pendidik. Ia hadir bukan sekadar sebagai relawan, tetapi sebagai pendamping yang memberikan perhatian, motivasi, dan dukungan agar para lansia tetap berdaya meski memasuki usia senja. Melalui pendekatan humanis, Fitria mendorong peserta untuk terus belajar, aktif bergerak, dan menjaga kesehatan fisik serta mental. Ia juga membantu memfasilitasi pertemuan, mendampingi diskusi, dan memastikan setiap peserta merasa dihargai.

Sekolah Lansia Balai Bambu sendiri dikenal sebagai ruang belajar yang hangat dan inklusif. Para peserta tidak hanya memperoleh materi pembelajaran, tetapi juga kesempatan untuk bersosialisasi dan mengembangkan kepercayaan diri. Kehadiran Fitria sebagai pendamping turut memperkuat suasana positif tersebut sehingga proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan bermakna.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru. Para peserta tampak antusias mengenakan toga dan menerima penghargaan sebagai simbol keberhasilan mereka. Banyak lansia menyampaikan bahwa program ini memberi manfaat besar, mulai dari bertambahnya pengetahuan, meningkatnya kesehatan, hingga tumbuhnya kembali semangat hidup.

Fitria mengungkapkan kebanggaannya dapat menjadi bagian dari perjalanan belajar para lansia. Menurutnya, pendampingan tersebut tidak hanya memberi manfaat bagi peserta, tetapi juga menjadi pengalaman berharga baginya sebagai pendidik. “Melihat para lansia bersemangat belajar membuat saya tersentuh. Mereka menjadi inspirasi bahwa pendidikan tidak mengenal batas usia,” ujarnya.

MAN 2 Bantul memberikan dukungan penuh terhadap keterlibatan guru dalam kegiatan sosial masyarakat. Madrasah memandang bahwa dedikasi sosial merupakan bagian dari profesionalitas dan tanggung jawab moral seorang pendidik. Kehadiran guru di tengah masyarakat turut memperkuat citra madrasah sebagai institusi yang peduli dan berkontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.

Kegiatan wisuda Sekolah Lansia tingkat Kota Yogyakarta ini menegaskan kembali bahwa pendidikan sepanjang hayat adalah kebutuhan semua usia, termasuk warga lanjut usia. Melalui pendampingan penuh ketulusan, Fitria Endang Susana menunjukkan peran penting guru dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya, sehat, dan harmonis. Diharapkan program ini terus berkembang sehingga semakin banyak lansia yang memperoleh kesempatan belajar dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID