TELIKSANDI
NEWS TICKER

Kolaborasi Inspiratif: Guru SKI MAN 2 Bantul dan Mahasiswa PAI UIN Sunan Kalijaga Terbitkan Jurnal JIRE Vol. 1 No. 1

Selasa, 18 November 2025 | 9:17 am
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 159

Bantul – MAN 2 Bantul kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia akademik melalui keterlibatan salah satu guru terbaiknya, Khuzaifah dalam penyusunan JIRE: Journal of Islamic Religious Education Volume 1 Nomor 1 edisi Oktober 2025. Dalam kolaborasi ilmiah ini, Khuzaifah bekerja sama dengan Muhammad Husnul ‘Abid, mahasiswa S1 Pendidikan Agama Islam dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang tengah melaksanakan penelitian di MAN 2 Bantul. Publikasi jurnal ini menjadi bukti nyata komitmen lembaga dan tenaga pendidiknya dalam mengembangkan kajian pendidikan Islam yang adaptif terhadap tuntutan zaman.

Artikel ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal tersebut mengangkat topik penting mengenai penerapan kerangka Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di MAN 2 Sleman dan MAN 2 Bantul. Fokus penelitian menyoroti bagaimana guru PAI mengintegrasikan tiga kompetensi utama pedagogik, profesional, dan teknologis sebagai respon atas tantangan pembelajaran abad ke-21. Hal ini menjadi krusial mengingat perkembangan teknologi yang begitu cepat menuntut guru untuk terus menyesuaikan metode, media, dan strategi pembelajaran agar tetap relevan dan bermakna bagi peserta didik.

Dalam penelitian tersebut, Khuzaifah berperan sebagai kolaborator sekaligus narasumber kunci yang memberikan gambaran komprehensif terkait implementasi TPACK di MAN 2 Bantul. Dia menjelaskan bagaimana guru-guru PAI di madrasah telah mengoptimalkan teknologi pendidikan, seperti platform digital, aplikasi pembelajaran, hingga strategi evaluasi berbasis teknologi, untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan kontekstual. Pendekatan ini memungkinkan siswa tidak hanya memahami materi keagamaan secara teoretis, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan realitas kehidupan modern.

Sementara itu, Muhammad Husnul ‘Abid sebagai peneliti utama menyoroti bagaimana sinergi antara kompetensi guru dan pemanfaatan teknologi yang tepat dapat memberikan dampak signifikan terhadap kualitas pembelajaran. Ia menekankan bahwa penerapan TPACK tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga penguatan pedagogik dan penguasaan materi yang matang. Ketiga aspek ini harus berjalan seimbang agar pembelajaran dapat mencapai tujuan yang optimal.

Kolaborasi antara guru dan mahasiswa dalam penyusunan jurnal ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga menjadi contoh nyata pentingnya kerja sama antara dunia pendidikan tinggi dan satuan pendidikan tingkat madrasah. Upaya seperti ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi guru-guru lainnya dalam meningkatkan kompetensi sekaligus mendorong lahirnya inovasi pembelajaran yang berkelanjutan.

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hanasah Rahmawati, turut menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi Khuzaifah dalam publikasi ilmiah tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan visi madrasah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, terutama dalam menghadapi tantangan era digital. “Kami sangat bangga atas keterlibatan Mbak Khuza dalam jurnal ilmiah ini. Semoga kontribusinya dapat menjadi motivasi bagi guru-guru lain untuk turut aktif dalam penelitian dan pengembangan pendidikan,” ujarnya.

Dengan publikasi jurnal ini, MAN 2 Bantul semakin menegaskan posisinya sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam praktik pembelajaran, tetapi juga aktif menghasilkan karya ilmiah yang berdampak pada pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. (khz)

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID