Bantul – Sebanyak 181 siswa MAN 2 Bantul mengikuti kegiatan aktivasi dan pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) Tahap 2 Tahun 2025 yang dilaksanakan di Kantor Bank BRI Cabang Bantul. Salah satu pelaksanaan utama kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 12 Desember 2025, sebagai bagian dari rangkaian pencairan yang dijadwalkan selama tiga hari, yakni 11, 12, dan 15 Desember 2025. Pembagian jadwal ini dilakukan untuk menjaga ketertiban, kenyamanan, serta kelancaran layanan perbankan bagi para siswa. Dalam kegiatan tersebut, setiap siswa penerima PIP memperoleh bantuan sebesar Rp 900.000 bagi kelas X dan Rp 1.800.000 bagi kelas XI dan XII. Dana bantuan ini diperuntukkan bagi pembiayaan pendidikan, termasuk untuk membeli keperluan sekolah seperti buku pelajaran, alat tulis, seragam, sepatu, serta kebutuhan penunjang belajar lainnya. Program ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus memastikan siswa dapat terus melanjutkan pendidikan dengan baik.
Proses aktivasi dan pencairan berjalan tertib dengan pendampingan dari guru Bimbingan Konseling (BK) MAN 2 Bantul. Sebelum menuju bank, siswa telah melalui tahapan persiapan administrasi di madrasah, sehingga saat berada di kantor BRI mereka dapat mengikuti alur layanan dengan lancar. Siswa datang sesuai jadwal yang telah ditentukan, membawa dokumen yang dipersyaratkan, dan mengikuti arahan petugas bank dengan tertib.
Petugas Bank BRI Cabang Bantul, Bu Irena, menyampaikan bahwa pihak bank berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para siswa penerima PIP. “Kami membantu proses aktivasi rekening dan pencairan dana PIP dengan prosedur yang mudah dan jelas. Kami juga mengarahkan siswa agar memahami alur layanan perbankan serta penggunaan dana bantuan secara tepat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kerja sama antara pihak sekolah dan bank sangat membantu kelancaran kegiatan.
Sementara itu, guru BK MAN 2 Bantul, Karlina, mengungkapkan bahwa pendampingan dilakukan agar siswa merasa aman dan tidak bingung selama proses pencairan. “Kami mendampingi siswa sejak persiapan hingga pencairan agar semuanya berjalan tertib. Selain itu, kami juga mengingatkan siswa untuk memanfaatkan dana PIP sesuai peruntukannya, yaitu untuk kebutuhan pendidikan,” jelasnya. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi literasi keuangan bagi siswa.
Para siswa tampak antusias dan bersyukur setelah menerima bantuan tersebut. Dengan adanya pencairan PIP Tahap 2 Tahun 2025 ini, diharapkan siswa MAN 2 Bantul dapat semakin termotivasi dalam belajar dan tidak terkendala oleh keterbatasan biaya. Madrasah berkomitmen untuk terus mengawal program bantuan pendidikan agar tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik. (krl)






