Bantul – Guru-guru di MAN 2 Bantul memberikan pengarahan khusus kepada seluruh siswa kelas XII yang akan melaksanakan penerjunan magang pada Senin, 23 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di masjid At Ta’awun sejak pukul 07.30 WIB dan diikuti oleh puluhan siswa dengan penuh antusias dan keseriusan. Kegiatan pengarahan ini dilakukan sebagai bentuk persiapan akhir sebelum para siswa diterjunkan ke berbagai instansi dan dunia usaha di wilayah Bantul dan sekitarnya.
Kepala madrasah beserta para guru pembimbing praktik kerja lapangan hadir untuk memastikan seluruh peserta memahami tujuan, aturan, serta tanggung jawab selama menjalani masa magang. Secara umum, kegiatan ini bertujuan membekali siswa dengan pemahaman mengenai etika kerja, kedisiplinan, serta sikap profesional di lingkungan kerja.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum Fitria Endang Susana dalam sambutannya menyampaikan bahwa magang bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan kesempatan berharga untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari selama tiga tahun di bangku madrasah.
“Magang adalah jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Kalian harus menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan almamater,” tegas salah satu guru pembimbing di hadapan para siswa.
Dalam pengarahan tersebut dijelaskan bahwa penerjunan magang akan berlangsung mulai hari ini, Senin, 23 Februari 2026. Para siswa akan ditempatkan di kampus, lembaga swasta, kantor pelayanan publik, restoran, toko kue, bengkel hingga hotel yang telah menjalin kerja sama dengan pihak madrasah.
Adapun alasan pelaksanaan magang ini adalah untuk meningkatkan kompetensi siswa, memberikan pengalaman kerja nyata, serta melatih kemandirian dan tanggung jawab sebelum mereka lulus. Program ini juga menjadi bagian dari kurikulum yang wajib diikuti seluruh siswa kelas XII sebagai syarat kelulusan. Selama kegiatan pengarahan, guru-guru juga menjelaskan tata tertib yang harus dipatuhi siswa. Mereka diingatkan untuk datang tepat waktu, mengenakan pakaian sesuai ketentuan sekolah, menjaga sopan santun, serta aktif dalam setiap tugas yang diberikan. Selain itu, siswa diwajibkan membuat laporan kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik.
Untuk memastikan kelancaran program, setiap kelompok siswa akan didampingi guru pembimbing yang akan melakukan monitoring secara berkala. Pihak madrasah juga membuka jalur komunikasi dengan instansi tempat magang guna mengevaluasi perkembangan dan kinerja siswa selama menjalani praktik kerja lapangan. Salah satu siswa kelas XII Siti Nur Ajizah mengaku merasa bersemangat sekaligus gugup menghadapi hari pertama magang. “Kami sudah menunggu momen ini. Semoga bisa belajar banyak hal baru dan mendapatkan pengalaman berharga,” ujarnya.
Dengan adanya pengarahan ini, pihak madrasah berharap seluruh siswa dapat menjalani magang dengan penuh tanggung jawab dan memperoleh pengalaman yang bermanfaat sebagai bekal memasuki dunia perkuliahan maupun dunia kerja. Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar seluruh rangkaian program magang berjalan lancar tanpa hambatan. Melalui pembekalan yang matang pada hari ini, MAN 2 Bantul optimistis para siswa kelas XII mampu menunjukkan kompetensi terbaiknya dan membawa nama baik madrasah di lingkungan tempat mereka magang.






