TELIKSANDI
NEWS TICKER

Konperensi Pers : Walikota Bekasi Diminta Keluarkan Uji Kelayakan Bangunan Dan Turunkan Harga Los Dan Kios Terkait Pengerjaan Pasar Bantar Gebang

Rabu, 3 Februari 2021 | 9:34 pm
Reporter:
Posted by: admin
Dibaca: 557

TELIKSANDI.ID–BEKASI–Konperensi Pers bersama Ketua Harian DPP Asosiasi Wartawan Profesioal Indonesia (AWPI) Ketua P3B, FORMABES dan Aliansi Mahasiswa Jakarta Raya, dalam Konperensi Pers tersebut, membahas mengenai Revitalisasi Pasar Bantar Gebang.

Menurut Ibu “Mulya” ketua P3B dalam jumpa pers nya mengatakan, “Kami selaku perwakilan warga pasar bantar gebang “memintah” pihak (Pemkot) pemerintah kota bekasi agar menurunkan harga dari kios dan los.pasar bantar gebang. 

mengingat saat ini dampak dari wabah Virus Covid-19 sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat khususnya warga pasar bantar gebang.

Di tempat yang sama, Ketua Harian DPP AWPI pusat Rendi mengatakan, kalau saat ini Perekonomian anjlok, ditambah dengan pembayaran Kios/los yang sangat fantastis, membuat para pedagang pasar merasa sangat terbebani dengan harga tersebut.

Bukan itu saja, terkait kejadian yang sempat viral dimedia baru baru ini prihal rubuhnya bangunan pasar dan menimpa salah satu tukang pekerja bangunan pasar, kalau ini menjadi tanda tanya besar bagi sebahagian pedagang pasar.

Maka dari itu, Ketua Harian DPP AWPI pusat, ketua P3B, FORMABES dan Aliansi Mahasiswa Jakarta Raya, meminta Walikota Bekasi Dr.H. Rahmat Efendi sekiranya dapat mengeluarkan Uji Kelayakan dari bangunan Pasar Bantar Gebang

Sebagai acuan dasar kelayakan bangunan. apakah bangunan tersebut layak untuk di renovasi atau sebaliknya, justru harus dilakukan revitalisasi menjadi bangun baru, “tuturnya.

Dengan melihat harga los/kios pasar bantar gebang ini, harga sangat berbeda dari pengerjaannya, salah satunya pasar kranji, pasar tersebut menelan anggaran Rp 1,45 Milyar dengan fisik bongkar habis, pasar jati asih Rp 44 Milyar pengerjaan bongkar habis. Sementara pasar bantar gebang cuman pengerjaan renovasi saja, Besar mencapai Rp 42.357.357.280 rupiah.

Adapun Daftar Harga Los/Kios sebagai Berikut.

Harga : Jual Kos/los lantal basenment adalah sebesar Rp 63.952.200.000, (enam pulu tiga milyar sembilan ratus lima puluh dua juta, dua ratus ribu rupiah). b. Harga Jual Kos/os untuk lantal dasar adalah sebesar Rp.82.522.200.000,- (delapan puluh dua milyar lima ratus dua puluh dua juta, dua ratus ribu rupiah). Sehingga degan demikian harga, jual Kios/Los untuk lantai basement dan 

lantai dasar adalah :

Rp. 63,952.200.000 

Rp. 82.522.200.000,- 

Rp. 146.474.400.000 (seratus empat puluh enam milyar empat ratus, tujuh puluh empat juta, empat ratus ribu rupiah).Harga penjualan sebesar Rp. 146.474.400.000,- adalah harga Kios/Los untuk lantai basement dan lantai dasar, belum di hitung dari harga Kios lantai 1(satu) sebanyak (296) Kios yang belum diketahui harga jualnya per meter persegi. Namun demikian, apabila diasumsikan harga jual Kios untuk lantal 1 (satu) sebesar Rp. 26.000.000/M2, dikalikan dengan Juas efektif lantai 1 yaitu 3.036 M2, maka harga jual Kios lantai 1 tersebut, sebesar Rp. 78.936.000.000-Bahwa dengan demikian harga jual Kios/Los yang diperoleh oleh (PT. Javana Arta Perkasa) selaku pengembang pasar Bantar gebang. Sangat fantastis (*/)

Hrd tl.

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID