TELIKSANDI
NEWS TICKER

MAN 2 Bantul Jadi Inspirasi, SMA Susukan Kabupaten Semarang Dalami Manajemen dan Pembelajaran

Kamis, 5 Februari 2026 | 11:26 pm
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 75

Bantul — MAN 2 Bantul kembali menjadi rujukan dan sumber inspirasi bagi satuan pendidikan lain dalam pengembangan kualitas pendidikan. Hal tersebut terlihat dari kegiatan survei studi tiru yang dilaksanakan oleh SMA Susukan Kabupaten Semarang pada Selasa, 3 Februari 2026, bertempat di Ruang Kepala Madrasah MAN 2 Bantul. Kegiatan ini bertujuan untuk mendalami sistem manajemen madrasah serta pola pembelajaran yang diterapkan di MAN 2 Bantul.

SMA Susukan Kabupaten Semarang dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Fauzi Dain, yang secara khusus hadir untuk menggali informasi dan melakukan diskusi terkait pengelolaan lembaga pendidikan dan pengembangan pembelajaran berbasis keterampilan. Kunjungan ini merupakan tahap awal sebelum SMA Susukan melaksanakan studi tiru secara lebih komprehensif.

Dari pihak MAN 2 Bantul, Fauzi Dain disambut oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Nurhayati, dan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Fitria Endang Susana. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, komunikatif, dan penuh semangat berbagi pengalaman antar lembaga pendidikan.

Dalam sambutannya, Fauzi Dain menyampaikan bahwa MAN 2 Bantul dipilih sebagai tujuan survei studi tiru karena dinilai berhasil mengelola madrasah secara profesional sekaligus mengembangkan pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik.

“Kami datang ke MAN 2 Bantul untuk belajar secara langsung bagaimana manajemen madrasah dijalankan dan bagaimana pembelajaran dikembangkan agar selaras dengan kebutuhan keterampilan peserta didik,” ungkap Fauzi Dain.

Ia menjelaskan bahwa SMA Susukan Kabupaten Semarang saat ini tengah mengembangkan program SMA Double Track, sehingga membutuhkan referensi dari lembaga pendidikan yang telah lebih dahulu mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan penguatan keterampilan.

“MAN 2 Bantul dikenal sebagai MAN Plus Keterampilan. Konsep ini sangat relevan dengan program yang sedang kami kembangkan, sehingga kami berharap dapat memperoleh banyak inspirasi dan praktik baik,” tambahnya.

Fauzi Dain juga menyampaikan bahwa informasi mengenai MAN 2 Bantul diperoleh melalui berbagai sumber, termasuk internet. Dari hasil penelusuran tersebut, MAN 2 Bantul dinilai konsisten dalam mengembangkan program keterampilan, pengelolaan unit produksi, serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas MAN 2 Bantul, Nurhayati, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan SMA Susukan yang menjadikan MAN 2 Bantul sebagai tujuan studi tiru. Ia menegaskan bahwa MAN 2 Bantul selalu terbuka untuk berbagi pengalaman dan praktik baik dengan sekolah maupun madrasah lain.

“Kami menyambut baik kedatangan SMA Susukan. Berbagi dan saling belajar merupakan bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan mutu pendidikan secara bersama-sama,” ujar Nurhayati.

Nurhayati juga menambahkan bahwa MAN 2 Bantul terus berupaya mengembangkan madrasah yang adaptif terhadap perkembangan zaman, salah satunya melalui penguatan manajemen kelembagaan dan pembelajaran berbasis keterampilan.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Fitria Endang Susana, memaparkan bahwa pengembangan pembelajaran di MAN 2 Bantul dirancang secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan. Kurikulum disusun tidak hanya untuk memenuhi tuntutan akademik, tetapi juga untuk membekali peserta didik dengan kompetensi dan keterampilan yang relevan.

“Kami berusaha menyiapkan lulusan yang memiliki karakter, kompetensi akademik, serta keterampilan. Dengan demikian, peserta didik memiliki banyak pilihan setelah lulus, baik melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja,” jelas Fitria.

Diskusi antara kedua pihak berlangsung interaktif dengan membahas berbagai aspek, mulai dari perencanaan dan pelaksanaan kurikulum, pengelolaan program keterampilan, peran wakil kepala madrasah, hingga strategi membangun budaya kerja yang profesional dan kolaboratif.

Kegiatan survei studi tiru ini diharapkan menjadi langkah awal terjalinnya kerja sama yang lebih erat antara SMA Susukan Kabupaten Semarang dan MAN 2 Bantul. Ke depan, studi tiru yang direncanakan diharapkan dapat memberikan referensi dan inspirasi bagi pengembangan manajemen dan pembelajaran di SMA Susukan.

Melalui kegiatan ini, MAN 2 Bantul kembali menegaskan posisinya sebagai madrasah inspiratif yang unggul dalam manajemen dan pembelajaran, serta terbuka untuk berkolaborasi demi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID