Bantul, 16 Oktober 2024 – Guru Ekonomi MAN 2 Bantul, Fitria Endang Susana, turut serta dalam kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi MA DIY yang digelar di Aula MAN 2 Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya wawasan guru-guru Ekonomi mengenai perkembangan terkini di bidang ekonomi, terutama terkait dengan Ekonomi Syariah, yang dianggap relevan untuk diterapkan di lingkungan pendidikan.
Dalam kegiatan ini, sosialisasi bertajuk “Membangun Kesadaran Ekonomi Syariah di Kalangan Pelajar” disampaikan oleh Mustofa, dosen Ekonomi dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Mustofa menekankan pentingnya penerapan prinsip-prinsip ekonomi syariah tidak hanya dalam dunia usaha, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi pelajar sebagai calon generasi penerus bangsa.
“Ekonomi syariah bukan hanya sistem ekonomi yang sesuai dengan syariat Islam, tetapi juga menawarkan solusi yang adil dan berkelanjutan untuk berbagai tantangan ekonomi global. Kesadaran akan prinsip-prinsip ekonomi syariah ini perlu ditanamkan sejak dini di kalangan pelajar, karena mereka akan menjadi pelaku ekonomi masa depan,” ujar Mustofa dalam pemaparannya.
Ia menjelaskan bahwa prinsip dasar ekonomi syariah menekankan pada aspek keadilan, transparansi, dan kejujuran dalam bertransaksi. Nilai-nilai ini, menurutnya, dapat menjadi pilar utama dalam menciptakan tatanan ekonomi yang lebih baik, terutama dalam menghadapi berbagai krisis ekonomi global yang sering terjadi.
Peserta sosialisasi, termasuk Fitria Endang Susana, sangat antusias dengan materi yang disampaikan. Fitria mengapresiasi betapa pentingnya integrasi ekonomi syariah dalam pembelajaran di kelas. “Sebagai guru, kita harus menanamkan nilai-nilai ekonomi syariah kepada siswa, agar mereka tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki etika dalam menjalani kehidupan ekonomi, baik sebagai konsumen maupun pelaku usaha,” kata Fitria.
Ia menambahkan bahwa materi sosialisasi ini akan sangat berguna untuk memperkaya bahan ajar di kelas Ekonomi. Menurut Fitria, pendidikan ekonomi syariah penting untuk membantu siswa memahami konsep keuangan yang sesuai dengan syariat, terutama dalam konteks keadilan dan kesejahteraan sosial.
Selain materi yang disampaikan oleh Mustofa, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif antara para peserta yang merupakan guru-guru Ekonomi dari berbagai MA se-DIY. Mereka berbagi pengalaman dan strategi dalam mengimplementasikan konsep ekonomi syariah di sekolah masing-masing. Para guru berharap, melalui materi ini, siswa akan memiliki pandangan yang lebih luas tentang konsep keadilan ekonomi, sehingga mampu menerapkannya dalam kehidupan mereka di masa depan.
Kegiatan MGMP Ekonomi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kompetensi para guru, khususnya dalam memahami dan mengajarkan ekonomi syariah. Dengan pemahaman yang mendalam, para guru diharapkan bisa lebih percaya diri dalam memperkenalkan konsep ekonomi syariah kepada siswa, serta memberikan pemahaman yang komprehensif tentang manfaat dan pentingnya ekonomi berbasis syariah.
Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen MGMP Ekonomi dalam mengembangkan wawasan guru agar mampu mengajarkan materi ekonomi yang sesuai dengan perkembangan zaman. Fitria Endang Susana dan guru-guru lain berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkala agar guru-guru selalu terupdate dengan perkembangan terbaru di dunia pendidikan, khususnya dalam bidang ekonomi.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan kesadaran tentang ekonomi syariah di kalangan pelajar akan semakin meningkat, sehingga mereka dapat menjadi generasi yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga beretika dalam kehidupan ekonomi.
Kontributor: Fitria Endang Susana






