TELIKSANDI
NEWS TICKER

Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW MAN 2 Bantul, Teguhkan Keimanan di Tengah Ujian Kehidupan

Senin, 19 Januari 2026 | 12:04 pm
Reporter:
Posted by: Jo Han
Dibaca: 107

Bantul (MAN 2 Bantul) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul menyelenggarakan kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H pada Kamis, 15 Januari 2025. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini bertempat di Masjid At Ta’awun MAN 2 Bantul dan diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XII beserta guru dan tenaga kependidikan.

Peringatan Isra’ Mi’raj merupakan agenda rutin madrasah sebagai bagian dari pembinaan keimanan dan ketakwaan peserta didik. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mampu meneladani nilai-nilai spiritual dari peristiwa agung perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam menerima perintah salat sebagai tiang agama.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan shalawat bersama, serta sambutan dari pihak madrasah. Suasana Masjid At Ta’awun tampak penuh dan tertib, mencerminkan antusiasme seluruh peserta dalam mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

Hadir sebagai penceramah, Bapak Drs. H. Thoyib Hidayat, M.Si., yang dalam tausiyahnya menyampaikan pesan-pesan keislaman yang sarat makna dan relevan dengan kehidupan pelajar masa kini. Dalam ceramahnya, beliau menekankan bahwa setiap musibah yang dialami manusia merupakan ujian dari Allah SWT untuk mengukur dan meningkatkan tingkat keimanan hamba-Nya.

“Musibah itu adalah ujian keimanan. Karena sejatinya keimanan manusia itu bergelombang, kadang naik dan kadang turun. Ketika iman sedang diuji melalui kesulitan, di situlah Allah ingin melihat sejauh mana kesabaran, keikhlasan, dan keteguhan kita dalam bersandar kepada-Nya,” tutur beliau di hadapan para siswa.

Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh peserta untuk tidak mudah berputus asa ketika menghadapi permasalahan hidup, baik dalam bentuk kegagalan, kesedihan, maupun tantangan dalam belajar. Menurutnya, sikap seorang mukmin adalah tetap berprasangka baik kepada Allah SWT dan menjadikan setiap peristiwa sebagai sarana mendekatkan diri kepada-Nya.

Dalam konteks Isra’ Mi’raj, penceramah juga mengingatkan pentingnya menjaga salat lima waktu sebagai bukti keimanan. Salat tidak hanya sebagai kewajiban ritual, tetapi juga sebagai sarana membentuk karakter disiplin, jujur, dan bertanggung jawab, khususnya bagi para pelajar.

Para siswa tampak menyimak ceramah dengan penuh perhatian. Pesan-pesan yang disampaikan dinilai mampu memberikan motivasi spiritual sekaligus penguatan mental bagi siswa dalam menghadapi dinamika kehidupan remaja dan dunia pendidikan.

Melalui peringatan Isra’ Mi’raj ini, MAN 2 Bantul berharap seluruh siswa dapat meningkatkan kualitas ibadah, memperkokoh keimanan, serta mengamalkan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar seluruh warga madrasah senantiasa diberikan kekuatan iman, kesehatan, serta keberkahan dalam menuntut ilmu dan menjalankan aktivitas sehari-hari.

Share this:

[addtoany]

Berita Lainnya

AWPI PERS GUARD - TELIKSANDI.ID